SEMARANG, KAMIS - Chris John tak gentar mendengar sesumbar Rocky Juarez yang siap merebut gelarnya. Juara dunia tinju kelas bulu versi WBA tersebut menegaskan, dia akan tampil habis-habisan sehingga gelarnya bisa dibawa pulang lagi ke Indonesia.
Menurut rencana, Chris John akan mempertahankan gelarnya pada 28 Februari di Toyota Center, Houston, Texas, Amerika Serikat (AS). Dia ditantang Juarez yang merupakan petinju tuan rumah.
Bermain di kandang lawan tentu saja membutuhkan nyali yang besar untuk menghadapi tekanan. Chris John menyadari hal itu tetapi dia tak peduli karena ambisi untuk mempertahankan gelar sangat tinggi sehingga berjanji tampil lebih garang dibandingkan saat melawan Hiroyuki Enoki 24 Oktober lalu.
"Saya tidak peduli dengan sesumbar Juarez. Yang penting, saya akan tampil lebih garang dibandingkan saat saya melawan Enoki di Tokyo," kata Chris John seperti yang diungkapkan Mantan Manajer Bisnis Chris John Manajemen, Andy Candra, Kamis (19/2).
"Saya minta doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar bisa memenangkan pertarungan itu dan membawa pulang gelar kembali Tanah Air," tambahnya.
Memang, sebelumnya kubu Juarez sangat sesumbar bisa merebut gelar Chris John. Manajer Juarez yang juga mantan manajer Mike Tyson, Shelly Finkel, sangat yakin petinjunya bisa mengalahkan Chris John.
"Juarez sudah menyaksikan rekaman pertarungan Chris John dalam laga terbaiknya. Juarez percaya akan mempu mengalahkan sang juara bertahan," ujar Finkel.
Bagi Juarez, pertarungan pilihan ini merupakan kesempatannya yang kelima untuk menantang juara dunia. Karena itu, dia sangat berambisi mengakhiri pencarian gelar juara dunia sejak terjun ke tinju profesional tahun 2001.
Juarez mengukir rekor tinju 28-4, 20 KO. Empat kekalahan itu diperoleh ketika menantang Marco Barrera (dua kali), Humberto Sato dan Juan Manuel Marquez.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang