Zaidi Gusar Setelah Bush Berbicara Kemenangan

Kompas.com - 20/02/2009, 03:04 WIB

BAGHDAD,KAMIS-Muntazer al Zaidi (30), wartawan Irak yang melempar sepatu ke arah mantan Presiden AS George W Bush, menjalani sidang pertama di Baghdad hari Kamis (19/2). Namun, hakim memutuskan untuk menunda sidang sampai 12 Maret.

Zaidi telah mengatakan kepada majelis hakim bahwa dia menjadi gusar dan tidak mampu mengendalikan emosinya saat Bush mulai bicara. ”Saya hanya melihat Bush dan seperti ada sesuatu yang gelap di mata saya,” ujarnya.

”Jadi, saya melepas sepatu pertama dan melemparkannya, tetapi tidak mengenai dia. Lalu secara spontan saya mengambil sepatu kedua, tetapi juga tidak mengenai dia,” kata Zaidi.

Sidang berlangsung di bawah kawalan sangat ketat aparat keamanan. Kendaraan diperiksa dan seluruh peralatan elektronik yang dibawa orang-orang yang menghadiri sidang pengadilan harus ditinggalkan.

Zaidi memberikan rincian tentang apa yang terjadi saat konferensi pers oleh Bush dan Perdana Menteri Irak Nuri al Maliki. ”Setelah Bush berbicara soal kemenangan dan prestasi di Irak sambil tersenyum dingin, saya lakukan apa yang saya rasa harus lakukan,” tuturnya.

Dia mengatakan bahwa kunjungan George W Bush untuk mengucapkan selamat tinggal sebelum meninggalkan Gedung Putih adalah kunjungan tidak resmi. Oleh karena itu, dia tidak bisa dikenai pasal tentang penghinaan terhadap kepala negara asing.

Salah satu hakim, Abdulamir Hassan al Rubai, mengatakan akan menunda sidang hingga 12 Maret karena perlu informasi lebih banyak soal kunjungan Bush. ”Kami menunda sidang supaya bisa mengontak kantor PM dan mengetahui apakah kunjungan mantan Presiden AS itu resmi atau tidak,” katanya.

Jika terbukti bersalah melakukan penghinaan terhadap kepala negara asing, Zaidi bisa menghadapi hukuman hingga 15 tahun penjara. (fro)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau