Agung: JK Hampir Dipastikan Capres Golkar

Kompas.com - 20/02/2009, 13:37 WIB

JAKARTA, JUMAT — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan. Agung mengatakan, Golkar hampir dipastikan akan mengusung Jusuf Kalla sebagai capres partai berlambang pohon beringin itu. Hal itu diutarakan Agung sampai tiga kali, saat dicegat wartawan di Gedung DPR, Jumat (20/2).

Dorongan mengusulkan capres sendiri, ungkap Agung, karena kencangnya desakan dari DPD Golkar seluruh Indonesia. "Kemarin sejumlah DPD I menyampaikan, mereka mengusulkan JK sebagai capres. Saya bisa mengatakan, hampir bisa dipastikan JK sebagai capres Golkar," kata Agung.

Namun, formalitas penetapan tersebut masih menunggu Rapimnas. Mengenai penjaringan nama capres, dikatakan Agung, masih akan berjalan. Hal ini tentunya mengejutkan karena sebelumnya Golkar menyatakan akan bersabar menetapkan capresnya setelah pelaksanaan pemilu legislatif.

"Bagi kami juga surprise. Bisa saja kalau ada permintaan daerah, Rapimnas sebelum pemilu ya bisa saja," ujar Agung.

Saat ditanya, mengapa tiba-tiba sikap Golkar berubah, Agung menjawab, "Politik sangat dinamis, ini kan bukan di-engineering oleh DPP. Ya, surprise saja," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau