Bila Tanggapan Camer Kurang Positif

Kompas.com - 21/02/2009, 11:17 WIB
Meski Anda telah berhasil mendapatkan hati sang kekasih, belum klop rasanya kalau belum mendapat "lampu hijau" sang calon mertua. Tapi, bagaimana bila pada perkenalan pertama kehadiran Anda langsung mendapat tanggapan dingin dari ayah ibunya?
 
Apa pun reaksi yang diberikan oleh ayah-ibunya, tetaplah bersikap tenang dalam menyikapi sikap mereka. Tak perlu langsung putus asa, masih banyak cara untuk mengambil hati calon mertua.
 
1. Cari tahu penyebabnya
Menurut para pakar, sikap kurang bersahabat calon mertua biasanya lebih banyak disebabkan karena rasa ketakutan mereka terhadap orang baru. Seperti halnya Anda, mereka juga berusaha menebak apakah Anda orang yang tepat untuk anaknya. "Biasanya para ibu merasa agak cemburu karena tempatnya akan digantikan," kata Bree Allinson, penulis buku How to Deal with Your Mother-in-Law.
 
Penyebab lainnya, mungkin calon mertua merasa kurang sreg dengan latar belakang Anda yang berbeda. Entah karena berasal dari suku, status sosial, atau keyakinan yang berbeda. Bila bukan karena sebab yang prinsip, masih terbuka luas kesempatan untuk Anda.
 
2. Jangan sok akrab
Hindari bersikap langsung sok akrab dengan mereka. Jangan pula menyanjung-nyanjung calon mertua secara berlebihan agar Anda tidak terkesan sedang mencari muka. Bersikaplah sepantasnya menurut tata krama yang berlaku.
 
3. Tunjukkan cinta Anda
Salah satu hal yang menjadi concern para orangtua di manapun adalah kebahagiaan anaknya. Karena itu, mereka perlu diyakinkan bahwa Anda tak akan menyakiti hati anaknya. Tunjukkan perhatian dan cinta Anda pada kekasih dengan tulus. Bicara sambil memandang mata kekasih atau menyentuh tangannya, akan ditangkap sebagai sinyal positif bahwa Anda memang mencintai putranya.
 
4. Pintar-pintarlah mencari topik obrolan
Carilah topik obrolan untuk mencairkan suasana yang kaku. Agar Anda sukses dalam hal ini, perbanyaklah informasi dari kekasih mengenai apa yang disukai dan tidak oleh orangtuanya. Topik mengenai masa kecil kekasih umumnya bisa membuat hati setiap ibu senang dan antusias.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau