BAGHDAD, SENIN — Tiga tentara AS dan penerjemah mereka tewas dalam berbagai operasi di provinsi rusuh Diyala, Senin (23/2).
Pernyataan itu tidak memberikan informasi lebih jauh mengenai insiden tersebut.
Diyala, Irak tengah, dipandang sebagai salah satu kawasan paling berbahaya di negara itu, tempat Al Qaeda dan sejumlah kelompok pemberontak masih melancarkan serangan sekalipun aksi kekerasan di Irak pada umumnya sudah berkurang.
Sedikitnya 4.249 tentara AS telah tewas di Irak sejak invasi pimpinan AS pada Maret 2003, demikian menurut perhitungan AFP berdasarkan laman internet independen www.icasualties.org.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang