WOKING, SENIN — Pejabat Italia disebut-sebut telah menutup semua tuntutan kepada pabrikan McLaren terkait skandal mata-mata yang melibatkan tim F1 lainnya, Ferrari.
Hal ini diungkapkan manajemen McLaren, Senin (23/2). Tuntutan hukum yang diajukan kepada mantan desainer kepala McLaren, Mike Coughlan, dan tiga perancang senior lainnya telah dibatalkan. Namun, McLaren tidak menyebut secara pasti apakah mereka tetap akan membayar denda sebesar 192.000 dollar AS yang dijatuhkan kepada masing-masing perancang senior tersebut.
Sementara itu, Mike Coughlan dijatuhi denda 230.000 dollar AS. McLaren sendiri dijatuhi hukuman denda 100 juta dollar AS oleh FIA pada 2007 dan dicoret dari persaingan pabrikan F1. Skandal mata-mata ini merebak setelah mekanik Ferrari, Nigel Stepney, dituduh menjual dokumen pabrikan Italia tersebut kepada Coughlan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang