JAKARTA, SELASA — Tak ada pilihan bagi para produsen mobil di Indonesia, datangnya badai krisis ekonomi global membuat mereka terpaksa menurunkan target penjualan untuk 2009. Termasuk induk organisasinya, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) memasang target tertinggi 450.000 unit, turun sekitar 30 persen dari total penjualan 2008.
Namun, tidak demikian dengan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). Agen tunggal pemegang merek Mitsubishi di Indonesia ini justru menantang kelesuan pasar mobil di Tanah Air dengan menaikkan target market. Bila tahun lalu meraih market share sebesar 14,4 persen, tahun ini ditingkatkan menjadi 15 persen dari total yang sudah ditetapkan Gaikindo.
Keberanian KTB menaikkan target bukan tanpa alasan. "Memang, sejak Oktober sampai sekarang, krisis ekonomi global masih terus berlangsung. Tapi, kondisi yang dialami Indonesia masih lebih baik ketimbang di Amerika maupun Eropa," jelas Fumio Kuwayama, Presiden PT KTB, dalam acara Media Gathering Mitsubishi di Arcadia, Jakarta, Selasa (24/2). Tahun ini, lanjutnya, semua (merek) bisa berkompetisi di pasar Indonesia.
Sementara itu, Marketing Director PT KTB Rizwan Alamsjah lebih melihat pada hasil pencapaian tahun lalu. "Hasil yang telah dicapai sangat memuaskan kami karena beberapa target berhasil terpenuhi. Terutama di kendaraan komersial, meski banyak kompetitor datang, kami masih menjadi market leader," sebut Rizwan.
Sebagai catatan, dari total penjualan mobil 2008 yang mencatat angka tertinggi 607.000 unit lebih, Mitsubishi menduduki posisi kedua dengan merebut 14,4 persen atau sebanyak 87.524 unit. Jumlah itu naik 42 persen dibanding 2007 yang meraih total 61.548 unit.
Yang lebih meyakinkan Rizwan kalau KTB berani menaikkan target setelah melihat performa penjualan pada Januari 2009. "Kondisinya tidak terlalu turun sekali. Dari total penjualan Januari 2009, Mitsubishi meraih 15 persen," ujar Rizwan.
Dari persentase itu, bukan tidak mungkin Mitsubishi bisa melampaui targetnya. Sebabnya, jika bisa mempertahankan peraihan 15 persen dari total penjualan setiap bulannya, berarti sampai akhir tahun penjualannya bisa menembus di atas 60.000 unit.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang