WASHINGTON,RABU-Presisen AS Barack Obama berencana menarik sebagian besar tentara AS dari Irak dalam waktu kurang dari 19 bulan.
Kecuali sisa pasukan antara 30.000 dan 50.000 prajurit yang masih akan berada di sana sampai Desember 2011, sebagian besar dari 142.000 prajurit AS akan keluar dari Irak paling lambat Agustus 2010.
Itu terjadi 19 bulan setelah pengambilan sumpah Obama sebagai presiden pada 20 Januari. Demikian laporan kantor berita dan jaringan televisi AS dengan mengutip keterangan beberapa pejabat pemerintah.
Obama bertemu dengan Menteri Pertahanan Robert Gates di Gedung Putih, Selasa (24/2) sore, dan ia direncanakan mengeluarkan pengumuman resmi pekan ini, kemungkinan Rabu (25/2).
Jadwal baru penarikan tentara AS itu akan lebih lama tiga bulan dari janji awal Obama guna menarik sebagian besar tentara dalam waktu 16 bulan, setelah pelantikannya.
Sebanyak 4.250 prajurit AS tewas dan 650 miliar dollar AS telah dikeluarkan sejak Amerika Serikat menyerbu Irak pada Maret 2003.
Selama kampanye pemilihan presiden, Obama mengumumkan jadwal 16 bulan bagi penarikan pasukan tempur Amerika dari Irak. Tetapi ia juga berjanji akan mendengarkan saran dari para komandan militer.
Jenderal Ray Odierno, komandan utama AS di Irak, dan Jenderal David Petraeus, pemimpin Komando Pusat AS, telah mendukung jadwal 23 bulan.
Namun, beberapa pejabat militer juga mengajukan kepada Obama kompromi pilihan 19 bulan dan sekarang itu kelihatannya menjadi pilihan yang mungkin diambil. "Itu lah arah angin berembus," kata pejabat tersebut.
Tetapi pejabat itu mengatakan pertemuan mengenai kebijakan Irak masih berlangsung dan beberapa pejabat mengingatkan bahwa belum ada kebijakan final sampai Obama menandatanganinya. "Presiden belum membuat keputusan akhir mengenai kebijakan Irak," kata seorang pejabat pemerintah AS.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang