Asal Tahu, Keyless Entry Bukan Alarm

Kompas.com - 25/02/2009, 16:16 WIB

Beberapa mobil baru kini sudah dilengkapi dengan sistem remote keyless entry (RKE). Peranti standar buat kendaraan menengah ke atas untuk memudahkan pengendara dalam membuka-mengunci pintu. Belakangan ditambah lagi fitur elektronik yang berhubungan dengan sistem elektronika pada mobil. Tujuannya agar pengemudi, dalam menghidupkan mesin, tanpa harus menggunakan kunci kontak.

Namun, banyak orang yang mengira teknologi RKE berperan ganda sebagai alarm. "Teknologi RKE tidak memiliki fitur shock sensor juga sistem alarm sehingga fitur keamanannya belum maksimal," bilang Irvanto Wahono, Retail Operational Manager CCAS, gerai spesialis alarm mobil.

Sekarang ini sudah banyak dijual sistem security alarm yang sistemnya terkoordinasi dengan RKE OEM mobil. Jadi, dengan menggunakan RKE bawaan mobil, kita juga dapat mengunci mobil sekaligus mengaktifkan alarm tambahan.

Teknologi alarm keamanan sendiri kian hari kian banyak fitur yang ditawarkan. Yang terpenting mendapatkan keamanan yang maksimum dengan pemasangannya. Ada beberapa fitur umum dan penting yang perlu diperhatikan dalam memilih produk alarm ini.

1. Shock Sensor
Sensor ini ada di setiap alarm. Akan aktif setelah mobil menerima bentuk getaran dari luar. Bunyinya bisa disetel atau disesuaikan dengan tingkat getaran.

2. Antistarter
Cukup menyulitkan pencuri untuk membawa kabur mobil karena bisa menonaktifkan fungsi kunci kontak untuk menstarter mobil. Tersedia switch untuk mengaktifkannya kembali, yang disimpan di tempat tersembunyi di kabin.

3. Antibajak
Punya banyak fungsi. Selain bisa mengingatkan pemilik mobil ketika pintu dibuka, yang kemudian tertutup saat mesin masih menyala, yang satu ini juga bisa mengaktifkan pengunci pintu dalam kondisi kecepatan konstan atau mesin keadaan stasioner. Bahkan, saat berhenti di lampu lalu lintas, secara otomatis pintu akan mengunci.

Sistem antibajak ini juga punya transponder yang dapat menjebak pencuri dalam mobil ataupun mengaktifkan pengunci pintu ketika mobil dibawa jauh dari pemilik.

4. Sensor gerak
Sensor bayangan memang terpisah dari paket security alarm. Ditempatkan di dalam kabin yang mampu mendeteksi sinyal hyper frequency (HF), berupa gerakan dalam kabin, misalkan tangan. Sensor gerak ini fungsinya untuk menyulitkan tangan-tangan jahil untuk menggasak barang berharga di dalam kabin. Sensor gerak ini tak terpengaruh oleh kondisi perubahan suhu udara, angin, dan suara. * (Rendy)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau