Raikkonen: Ferrari Tim Terakhirku

Kompas.com - 25/02/2009, 17:02 WIB

JAKARTA, RABU — Pebalap tim F1 Ferrari, Kimi Raikkonen, mengalami kekecewaan musim lalu. Berstatus sebagai juara bertahan, ia tersingkir lebih awal dari perebutan gelar dan Lewis Hamilton yang akhirnya menjadi juara dunia setelah unggul satu poin dari Felipe Massa.

Menghadapi musim baru 2009, Raikkonen ingin melupakan hasil musim lalu. Ia berhasrat mengulangi prestasi yang ia raih musim 2007 dengan menjadi juara.

Raikkonen mengakui kini memiliki perasaan yang lebih baik dengan mobil F60 yang akan dipakai musim ini. Tidak seperti musim lalu ketika ia merasa kesulitan mengendalikan jet daratnya.

"Itu terlalu dini untuk dikatakan. Namun, sungguh, rasanya memang lebih baik," kata Raikkonen kepada Corriere della Sera, Selasa (24/2).

"Anda selalu belajar dari kesalahan, tetapi saya tidak tertarik untuk memahami apa yang terjadi tahun lalu: kami tidak dapat mengubah hal itu, dan tidak membantu kami untuk melakukan sesuatu yang lebih baik sekarang."

Pria asal Finlandia itu memang tak mau lagi berbicara tentang yang terjadi di masa lalu, apalagi berkenaan dengan kegagalan yang membuatnya hampir didepak dari Ferrari. Ia mengatakan lebih senang berdiskusi mengenai apa yang bisa dilakukan pada musim ini.

"Saya hanya mencoba memberikan yang terbaik. Semua orang tahu apa yang dapat kamu lakukan dan tujuan kami adalah memenangi kejuaraan," jelasnya.

Pebalap yang memiliki julukan "The Ice Man" ini menyatakan, banyak tujuan yang ingin diraih. Namun, ia tak mau berbicara tentang keberuntungan karena semua yang diraih nanti harus didapat dengan kerja keras.

Raikkonen yang musim lalu berada di peringkat tiga di belakang Hamilton dan Massa, meski poinnya sama dengan Kubica (75), mengatakan, ia sangat senang dengan hasil yang didapat dalam uji coba di Sirkuit Sakhir, Bahrain, pekan lalu.

"Sangat baik. Ini adalah langkah pertama yang bagus, semuanya bekerja. Ban slicks, pada akhirnya, saya tidak menemukan banyak perbedaan bila dibandingkan saat kami mencoba pada mobil lama sebelum Natal," ungkap Raikkonen yang hanya memenangkan dua GP di tahun lalu.

Tentang masa depannya, mantan juara dunia ini mengaku Ferrari adalah tim terakhirnya. Raikkonen terikat kontrak dengan Ferrari hingga 2010. Tambahan kontrak tersebut dilangsungkan sebelum balapan di Monza, Italia. Sebelumnya, tersiar kabar bahwa ia akan digantikan Fernando Alonso (Renault).

"Kami akan melihat, apakah dalam dua tahun, saya masih menikmati atau apakah saya ingin melakukan hal-hal lainnya," ujar Raikkonen mengenai masa depannya.

"Tetapi yang pasti adalah Ferrari akan menjadi tim terakhir. Namun itu bukan berarti bahwa saya akan keluar pada tahun 2010," ungkapnya. (PERSDA NETWORK/RIE)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau