Silverstone Akan Jadi Sirkuit Tercepat MotoGP

Kompas.com - 25/02/2009, 23:53 WIB

SILVERSTONE, RABU - Silverstone bakal menjadi sirkuit di mana para pebalap bisa memacu kecepatan paling kencang di ajang MotoGP World Championship. Pasalnya, tempat yang akan masuk di dalam kalender balapan motor mulai tahun 2010 itu dikembangkan agar lebih panjang lagi.

Ya, trek di sirkuit Northamptonshire tersebut dimodifikasi. Lintasan yang ada sekarang memiliki panjang 5,14 km, dan akan dikembangkan sehingga panjangnya menjadi 5,67 km.

Perubahan tersebut ternyata memberikan efek yang cukup besar terhadap kecepatan motor. Berdasarkan simulasi waktu, pertambahan panjang 0,53 km dari sirkuit yang ada sekarang membuat para pebalap MotoGP bisa menggeber kendaraannya dengan kecepatan rata-rata 182 km/jam, sehingga bisa melahap satu putaran dengan catatan waktu 1 menit 51,456 detik.

Artinya, kecepatan di Silverstone bisa lebih cepat 3 km/jam dari Phillip Island. Padahal, sirkuit yang menjadi tempat penyelenggaraan GP Australia tersebut saat ini tercatat sebagai sirkuit tercepat di ajang MotoGP.

Sementara itu untuk balapan Formula One (F1), hasil simulasi di Silverstone baru menunjukkan bahwa sebuah mobil hanya memerlukan waktu 1 menit 27,761 detik untuk melahap satu putaran. Jet darat itu bisa mencatat kecepatan rata-rata 228 km/jam.

Namun untuk musim depan, Silverstone hanya dipakai untuk MotoGP saja. Belum ada rencana untuk menggelar balapan F1 di Silverstone baru tersebut.

Sebaliknya, Donington Park yang akan menjadi tempat terselenggaranya MotoGP Inggris musim 2009 ini, akan merambah ke F1. Menurut rencana, Donington Park bakal jadi tuan rumah GP Inggris mulai musim 2010 nanti, sehingga sirkuit tersebut akan didesain lagi untuk musim baru. (CRS)

- Data Silverstone

Panjang trek baru: 5.67 km (existing Grand Prix circuit: 5.14km)
Lebar trek:15 m
Simulasi waktu untuk F1: 1min 27.761sec, kecepatan rata-rata 228 km/h (142mph)
Simulasi waktu untuk MotoGP: 1min 51.456sec, kecepatan rata-rata 182 km/h (113mph)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau