INDRAMAYU, JUMAT — Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Indramayu menolak keras rencana Dewan Pengurus Pusat Golkar berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebab, DPD Golkar Indramayu melihat gelagat tak bersahabat yang ditunjukkan DPD PKS Indramayu.
Pernyataan penolakan keras itu disampaikan Wakil Sekretaris DPD Golkar Indramayu Mahpudin, Jumat (27/2), yang merupakan hasil rapat harian DPD Golkar Indramayu, Kamis (26/2) malam. Meskipun sinyal koalisi sangat kuat diperlihatkan DPP Golkar di Jakarta, DPD Golkar Indramayu tetap bersikukuh menolak koalisi tersebut di tingkat daerah.
Penyebabnya, DPD Golkar Indramayu menilai DPD PKS Indramayu tidak menunjukkan semangat berkoalisi dengan partai pemenang pemilu 2004 di wilayah Indramayu itu. Bahkan, PKS cenderung menyerang pimpinan DPD Partai Golkar Irianto MS Syafiuddin. Salah satunya, melalui penyebarluasan video kunjungan kerja Bupati Indramayu ke Kecamatan Pasekan dan Lohbener, yang dituduh sebagai kampanye terselubung.
Bila DPP Partai Golkar tetap berkoalisi, Mahpudin bersikeras menolak karena telanjur kecewa dengan PKS. Dia pun menyarankan agar DPP Golkar membatalkan koalisi tersebut. "Kami menolak koalisi dengan PKS. Kami siap jika nanti dipersoalkan oleh DPP," ujarnya saat memberi penjelasan tinjauan yuridis tentang tuduhan kampanye terselubung yang dilakukan Bupati Indramayu, yang sekaligus Ketua DPD Golkar Indramayu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang