Cadangan Devisa Mencapai 51,06 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 28/02/2009, 17:42 WIB

BANDUNG, SABTU - Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Made Sukada mengatakan, posisi cadangan devisa per 18 Februari 2009 mencapai 51,06 miliar dollar AS. Angka ini setara dengan 4,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri. "Cadangan devisa kita cukup kuat," katanya di Bandung, Sabtu (28/2).
   
Sukada menepis anggapan persepsi cadangan devisa yang dimiliki saat ini kurang dan bisa menyebabkan krisis likuiditas. "Saya katakan persepsi krisis likuiditas probabilitasnya close (dekat) dengan nol persen," katanya.
   
Menurut Sukada, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemampuan Bank Indonesia dalam menjaga agar volatilitas rupiah tetap stabil melalui intervensi. "Kapanpun kita harus melakukan intervensi kita nggak kekurangan (dana)," katanya.
   
Sementara itu ia menjelaskan, cadangan devisa masih aman meski terdapat tekanan untuk membiayai utang luar negeri pemerintah maupun swasta. Ia menambahkan, beban utang luar negeri masih dalam batas aman.
   
Cadangan devisa pada 18 Februari tersebut telah meningkat 190 miliar dollar AS dibandingkan posisi Januari yang mencapai 50,87 miliar dollar AS. Namun demikian, rasio terhadap impor dan pembayaran luar negeri justru turun.
   
Pada 18 Februari cadangan devisa mencapai 51,06 miliar dollar AS setara dengan 4,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri. Rasio tersebut lebih rendah dibandingkan posisi Januari. Meski cadangan devisa 50,87 miliar dollar AS,  hal ini setara dengan 5,2 bulan impor dan utang luar negeri.
   
Menurut dia, karena impor semakin menurun kemungkinan, rasio yang lebih rendah tersebut karena tekanan dari utang luar negeri. "Ya kemungkinan karena utang luar negeri meningkat," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau