Chris John, dari Ronde ke Ronde

Kompas.com - 01/03/2009, 11:39 WIB

HOUSTON, SABTU — Chris John mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas bulu WBA setelah bertarung seri dengan Rocky Juarez dalam pertarungan yang berlangsung ketat, Sabtu.

Dalam pertarungan di Toyota Center, Houston, Texas ini, tiga hakim memberi angka sama, 114-114. "Saya siap untuk pertarungan ulang menghadapi (Juan) Marquz atau siapa pun," kata Chris John seusai pertarungan. Chris John mengalahkan Marquez di tenggarong dalam pertarungan yang dianggap kontroversial.

Dalam pertarungannya yang pertama di AS, Chris John harus menghadapi pertarungan yang berat. Chris John (42-0-2 dengan 22 KO) terlibat pertarungan yang rapat selama 12 ronde dengan Juarez (28-4-1 20 KO).

Ronde 1:
Chris John membuka pertarungan dengan menjaga jarak dari lawannya, Rocky Juarez. Ia melancarkan jab ringan dengan tangan kiri ke arah wajah petinju asal Houston tersebut. Juarez pun kesulitan mencapai wajah Chris John.

Ronde 2:
Juarez tampil lebih agresif dan melayani pancingan Chris John. Ia sedikit meninggalkan gaya counter boxer dan menekan pertahanan Chris John.

Ronde 3:
Pertarungan lebih rapat dengan Juarez lebih agresif menyerang. Menit terakhir, Chris John mencoba melayani.

Ronde 4:
Juarez maih mempertahankan gaya bertinjunya dengan menunggu lawannya masuk.

Ronde 5:
Chris John mendapat peringatan dari wasit karena memegang bagian belakang kepala Juarez. Pada dua menit awal, Rocky tampil agresif dan berulang kali memukul wajah Chris John. Namun menit terakhir, Juarez tampak kehabisan napas dan mata kirinya tampak luka.

Ronde 6:
Chris John mulai mendominasi ketika melihat lawannya mulai kerepotan dengan cedera mata yang dialami. Berbeda dengan ronde-ronde sebelumnya, ia tampil lebih banyak kidal, kini John tampil dengan gaya aslinya. Di ronde ini, Juarez sempat jatuh karena terpeleset.

Ronde 7:
Chris John melanjutkan dominasinya pada ronde 7. Ia menghujani wajah Juarez dengan pukulan jab dan straight kiri dan kanan. Juarez hanya berusaha agar Chris John tidak mengincar matanya.

Ronde 8:
Rocky Juarez tampil sangat agresif dengan terus menempel lawannya dari Indonesia ini. Ia merebut ronde ini dengan beberapa pukulan di wajah Chris John.

Ronde 9:
Menyadari telah tertinggal poin, Juarez mempertahankan gayanya pada ronde 9. Namun, Chris John mampu meredam dengan menjaga jarak. Petinju asal Purbalingga ini kemudian mampu melesakkan beberapa pukulan ke wajah Juarez.

Ronde 10:
Chris John sempat memukul wajah Juarez beberapa kali. Namun, di akhir ronde, kedua petinju terlibat jual beli pukulan.

Ronde 11 dan 12:
Ronde ini menjadi milik Juarez yang menghujani wajah dan tubuh Chris John dengan pukulan dari segala arah. Sementara itu, Chris John berusaha mengganjal usaha lawannya dan mengumpulkan poin melalui pukulan straight.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau