2.200 Surat Suara di Kuningan Rusak

Kompas.com - 01/03/2009, 20:55 WIB

KUNINGAN, MINGGU - Lebih dari 2.200 lembar surat suara yang telah di sortir Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan, rusak dan cacat. Selain itu, banyak ditemukan ketidaksesuaian jumlah surat suara dalam setiap dus dari percetakan dengan keterangan pada dusnya.

Ketua KPU Kuningan Endun Abdulhaq mengatakan, Minggu (1/3), dua jenis surat suara telah selesai disortir dan dilipat, yaitu surat suara untuk pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan DPRD Provinsi Jawa Barat. Hasilnya, 1.800 dari 851.769 lembar surat suara DPR-RI yang disortir dinyatakan cacad dan rusak, sedangkan surat DPRD Provinsi Jabar yang cacad dan rusak hanya 405 lembar.

Surat suara DPR RI yang rusak sekitar 2 persen, sedangkan surat suara DPRD Jabar hanya sekitar 0,5 persen. "Untuk surat suara DPR Kabupaten Kuningan sedang disortir dan dilipat, sementara surat suara DPD (Dewan Perwakilan Daerah) belum tiba," ujar Endun.

Sekitar 60 persen surat suara yang cacad dan rusak itu kebanyakan sobek, nama calon legislatif yang tidak tercetak, atau kosong. Sedangkan sisanya, hasil cetakan nama caleg maupun partai politik tidak jelas, sehingga menyulitkan dibaca pemilih saat dilakukan pencontrengan.

Selain cacat dan rusak, ditemukan ketidaksesuaian jumlah surat suara yang terdapat dalam dus. Jumlah surat suaranya, kurang dari 500 lembar. Di KPU Kuningan, baru ditemukan 4 dus yang jumlahnya kurang dari keterangan di dus. Ra ta-rata, kekurangannya 5-7 lembar dari isi seharusnya 500 lembar.

Nantinya, jumlah yang kurang dan surat suara rusak akan dilaporkan ke KPU Pusat melalui KPU Jabar. Mengingat jumlah surat suara yang dikirim ke KPU kabupaten tidak berlebih, karena mengikuti jumlah daftar pemilih tetap dan ditambah 2 persennya. Diharapkan, surat suara tambahan selambat-lambatnya bisa diterima pertengahan Maret.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau