JAKARTA, SENIN — Pertamina menandatangani memorandum of commitment (MoC) dengan Star Petro Energy LLC dari Uni Emirat Arab dan Itochu Corporation dari Jepang saat Forum Ekonomi Islam Dunia (WIEF) Kelima.
Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan, MoC ini untuk peningkatan kinerja kilang Balikpapan. Dia menuturkan, kesepakatan ini berisi penegasan kembali keinginan untuk melanjutkan pembicaraan bagi peningkatan kinerja Kilang Balikpapan sehingga dapat menghasilkan produk-produk yang mempunyai nilai tambah yang lebih tinggi. "Ini salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan efisiensi kilang," kata Karen di Jakarta, Senin (2/3).
Sebelumnya, pada September 2008 Pertamina menandatangani heads of agreement (HoA) dengan Star Petro Energy dan Itochu Corporation untuk peningkatan kinerja Balikpapan. Saat ini ketiganya sedang merundingkan syarat-syarat keseluruhan kontrak untuk realisasi pelaksanaan kerja sama tersebut.
"Menjalin kerja sama dengan perusahaan kelas dunia menjadi bagian penting untuk meningkatkan kinerja kilang kami. Hal ini akan menjamin ketahanan pasokan energi untuk Indonesia dengan lebih baik," tutur Karen.
Lebih lanjut Karen berharap dapat merampungkan perundingan agar proyek ini bisa segera dimulai pada waktunya.
Sementara itu, Karen juga mengatakan, Pertamina mendukung penuh dan berperan aktif dalam WIEF. Menurutnya, forum ini berperan penting dalam menjalin kerja sama, khususnya di bidang bisnis, terutama di antara negara-negara Muslim.
"Pertamina berpendapat bahwa dalam lingkungan ekonomi yang penuh tantangan ini, upaya terbaik adalah melakukan penanaman modal seefisien mungkin. Kami percaya solusi terbaik adalah dengan menjalin kerja sama dengan semua negara, termasuk negara-negara Muslim," tutur Karen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang