SAMARINDA, SENIN - Inflasi atau kenaikan tingkat harga komoditas daripada rata-rata harga umum di Kalimantan Timur pada Februari 2009 mencapai 0,88 persen. Persentase itu didapat dari adanya kenaikan indeks harga konsumen dari 116,18 pada Januari menjadi 117,2 pada Februari.
Demikian terungkap dalam jumpa pers di BPS Kaltim, Samarinda, Senin (2/3) siang. Menurut BPS, inflasi terjadi karena kenaikan harga pada hampir seluruh kelompok pengeluaran. Dengan kata lain, terjadi kenaikan harga untuk bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, perumahan, sandang, kesehatan, pendidikan, rekreasi, dan olahraga, serta transportasi dan komunikasi.
Andil terbesar terjadinya inflasi disumbang oleh kelompok pengeluaran perumahan yang mencapai 0,48 persen. Itu disusul dengan bahan makanan yang 0,27 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, serta sandang yang masing-masing 0,21 persen. Adapun inflasi di Kaltim dibentuk dari tiga kota yakni Samarinda, Balikpapan, dan Tarakan. (BRO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang