BANDUNG, SENIN — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden RI menyatakan, dirinya bukan hanya siap menjadi calon Presiden RI dari Partai Golkar, tetapi juga mampu.
Kemampuannya sebagai capres didasari pada pengalamannya dalam karier politik, profesinya mulai dari manajer sampai direktur utama perusahaan, dan juga jabatannya mulai dari menteri, menteri koordinator, hingga wapres.
Ia juga menyatakan berpengalaman dalam mendamaikan konflik di Ambon, Poso, dan Aceh. Hal itu disampaikan Jusuf Kalla saat melakukan silaturahim dan temu kader Partai Golkar se-Jawa Barat di Kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Bandung di Jalan Maskumambang, Bandung, Jawa Barat, Senin (2/3) siang ini.
Dalam acara itu hadir sejumlah petinggi Partai Golkar, di antaranya Sekjen Partai Golkar Soemarsono, salah seorang Ketua Partai Golkar Andi Mattalatta, dan anggota Dewan Penasihat Partai Golkar, Fahmi Idris. Hadir pula Ketua DPD Tingkat I Partai Golkar Jawa Barat UU Rukmana dan ratusan kader Partai Golkar.
"Kita mampu dan harus mampu untuk itu. Namun, pemimpin harujs memiliki modal, pengetahuan, kemampuan dan pengalaman. Kalau pemerintahan sekarang sudah baik, jika kita memimpin pemerintahan akan lebih baik lagi," tandasnya.
Kalla kemudian menuturkan pengalaman organisasinya, khususnya di Partai Golkar sejak ia menjadi Sekretaris Bersama (Sekber) Golongan Karya pada tahun 1964. "Kemudian saya menjadi pengurus daerah, anggota penasihat, dan kini menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Dari DPD menjadi anggota Badan Pekerja MPR," ujar Kalla.
Menurut Kalla lagi, ia juga mempunyai kemampuan dan pengalaman sebagai manajer hingga pimpinan perusahaan. "Lalu, dari jadi Menteri Perdagangan, Menko Kesra, sampai Wapres. Jadi, Insya Allah, (saya) sanggup memenuhi semuanya," papar Kalla.
Oleh karena itu, Kalla meminta dukungan serta semangat kader dan anggota Partai Golkar untuk bisa memenuhi hal itu jika Partai Golkar akan memimpin bangsa. "Namun, harus dipenuhi syarat mutlaknya, yaitu Partai Golkar harus menang dalam pemilu legislatif. Tinggal bagaimana Partai Golkar untuk memenangi pemilihan legislatif. Karena itu, mari bekerja keras untuk meraih kemenangan Partai Golkar sebanyak-banyaknya," ujar Kalla.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang