Tak Hanya Siap, Kalla Akui Mampu Jadi Capres

Kompas.com - 02/03/2009, 13:54 WIB

BANDUNG, SENIN — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden RI menyatakan, dirinya bukan hanya siap menjadi calon Presiden RI dari Partai Golkar, tetapi juga mampu.

Kemampuannya sebagai capres didasari pada pengalamannya dalam karier politik, profesinya mulai dari manajer sampai direktur utama perusahaan, dan juga jabatannya mulai dari menteri, menteri koordinator, hingga wapres.

Ia juga menyatakan berpengalaman dalam mendamaikan konflik di Ambon, Poso, dan Aceh. Hal itu disampaikan Jusuf Kalla saat melakukan silaturahim dan temu kader Partai Golkar se-Jawa Barat di Kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Bandung di Jalan Maskumambang, Bandung, Jawa Barat, Senin (2/3) siang ini.

Dalam acara itu hadir sejumlah petinggi Partai Golkar, di antaranya Sekjen Partai Golkar Soemarsono, salah seorang Ketua Partai Golkar Andi Mattalatta, dan anggota Dewan Penasihat Partai Golkar, Fahmi Idris. Hadir pula Ketua DPD Tingkat I Partai Golkar Jawa Barat UU Rukmana dan ratusan kader Partai Golkar.

"Kita mampu dan harus mampu untuk itu. Namun, pemimpin harujs memiliki modal, pengetahuan, kemampuan dan pengalaman. Kalau pemerintahan sekarang sudah baik, jika kita memimpin pemerintahan akan lebih baik lagi," tandasnya.

Kalla kemudian menuturkan pengalaman organisasinya, khususnya di Partai Golkar sejak ia menjadi Sekretaris Bersama (Sekber) Golongan Karya pada tahun 1964. "Kemudian saya menjadi pengurus daerah, anggota penasihat, dan kini menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Dari DPD menjadi anggota Badan Pekerja MPR," ujar Kalla.

Menurut Kalla lagi, ia juga mempunyai kemampuan dan pengalaman sebagai manajer hingga pimpinan perusahaan. "Lalu, dari jadi Menteri Perdagangan, Menko Kesra, sampai Wapres. Jadi, Insya Allah, (saya) sanggup memenuhi semuanya," papar Kalla.

Oleh karena itu, Kalla meminta dukungan serta semangat kader dan anggota Partai Golkar untuk bisa memenuhi hal itu jika Partai Golkar akan memimpin bangsa. "Namun, harus dipenuhi syarat mutlaknya, yaitu Partai Golkar harus menang dalam pemilu legislatif. Tinggal bagaimana Partai Golkar untuk memenangi pemilihan legislatif. Karena itu, mari bekerja keras untuk meraih kemenangan Partai Golkar sebanyak-banyaknya," ujar Kalla.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau