SHARM EL-SHEIKH, SENIN - Negara-negara donor internasional telah menjanjikan bantuan hampir 4,5 milyar dolar bagi pembangunan kembali Jalur Gaza dan ekonomi Palestina. "Kami hari ini mengumpulkan 4,481 milyar dolar untuk dua tahun mendatang," kata Menteri Luar Negeri Mesir Abul Gheit saat membacakan sebuah pernyataan pada akhir konferensi donor internasional di kota pesisir Laut Merah Sharm El-Sheikh.
Abul Gheit mengatakan, jumlah itu merupakan sumbangan baru yang tidak termasuk dalam janji bantuan sebelumnya oleh negara-negara donor. Abul Gheit mengatakan, jumlah yang dijanjikan Senin (2/3) itu menambah angka sebelumnya menjadi 5,2 milyar dolar.
"Itu lebih dari yang kami perkirakan," kata Abul Gheit. Sementara Menteri Perencanaan Palestina Samir Abdallah menyebut konferensi tersebut berhasil seratus persen.
Pemerintah Palestina mengikuti konferensi itu untuk mengupayakan bantuan 2,8 milyar dolar dari 70 negara dan kelompok donor yang berkumpul di Sharm El-Sheikh enam pekan setelah pertempuran berhenti di Gaza. Pemerintah Palestina berusaha mengumpulkan 1,3 milyar dolar bagi Gaza dan 1,5 milyar untuk menopang anggaran mereka sendiri.
Negara-negara donor menekankan bahwa uang batuan harus disalurkan melalui Pemerintah Palestina pimpinan Presiden Mahmud Abbas yang mendapat dukungan Barat dan tidak kepada Hamas yang menguasai Jalur Gaza. Kelompok Hamas, yang menang dalam pemilihan umum Palestina pada 2006, menguasai Jalur Gaza pada Juni 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran selama beberapa hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang