JAKARTA, SELASA - Bank Muamalat menyatakan bahwa mereka tidak membutuhkan modal. Pernyaatan tersebut terlontar di tengah pertemuan World Islamic Economic Forum yang dihadiri banyak investor dari Timur Tengah.
"Saya rasa kita enggak butuh modal. Modal luar negeri itu banyak yang antre," kata Amin.Presiden Direktur Bank Muamalat Riawan Amin di Jakarta, Selasa (3/3).
Amin menjelaskan bahwa Islamic Banking atau Islamic Finance bukan semata-mata bisnis. Menurutnya sistem ini merupakan solusi yang paling tepat bagi Indonesia keluar krisis ekonomi yang terus berkelanjutan. "Islamic Banking atau Islamic Finance (ada) untuk menghidari terjadinya krisis yang terus berkelanjutan, yang sekarang kita alami," ungkap Amin.
Dalam ungkapannya, Amin menyesalkan jika ada orang yang keberatan dengan sistem ekonomi syariah ini. Padahal 80-90 persen orang Indonesia adalah orang muslim. "Kalaupun bukan muslim, orang Kristen, Budha atau Hindu punya pandangan yang sama untuk tidak memakai riba dalam ekonomi," kata Amin.
Untuk menguatkan padangannya, Amin menyebutkan bahwa negara seperti Singapura, London, dan Hongkong dapat menerima sistem syariah ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang