JAKARTA, RABU — Darmawati (DD), pegawai Departemen Perhubungan, diduga merupakan penghubung antara Abdul Hadi Djamal (AHD) dan Hontjo Kurniawan (HK) dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga dan bandara di Indonesia timur.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang Penindakan Chandra Hamzah seusai pertemuan antara KPK dan MA di kantor MA, Jakarta, Rabu (4/3).
Dijelaskan Chandra, AHD adalah anggota panitia anggaran Komisi Perhubungan DPR RI. Sementara itu, HK adalah komisaris PT Kurnia Jaya Wira Bakti yang sering menang tender di Dephub.
"Jadi, kasus Abdul ini persis seperti kasus Bulyan, di mana pihak swasta memberikan sejumlah uang agar dimenangkan dalam tender proyek tersebut," ujar Chandra.
Menurut Chandra, proyek yang belum mencapai proses tender ini rencananya semacam dana stimulus untuk perbaikan perekonomian yang masuk ke tahun anggaran 2009.
"Proyek ini spesifikasinya banyak, termasuk pembangunan pelabuhan dan dermaga di wilayah Indonesia timur. Yang jelas, jumlahnya seratus miliar rupiah," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang