PALU, RABU — DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan, penangkapan Abdul Hadi Djamal yang anggota Komisi V DPR dan juga pelaksana tugas (Plt) Ketua PAN Sulteng oleh KPK, tidak akan memengaruhi perolehan suara partainya di provinsi itu pada pemilu legislatif 9 April mendatang.
"Saya pikir anggota dan simpatisan PAN di daerah ini tidak akan terpengaruh dengan penangkapan itu, sebab mereka sudah tahu siapa kader PAN terbaik yang pantas dipilih," kata Wakil Ketua DPW PAN Sulteng, Ir Suprapto Daeng Situru MH, di Palu, Rabu (4/3).
Menurut dia, PAN merupakan partai pencetus lahirnya reformasi di Indonesia pada tahun 1998 yang salah satu agenda yang ditegakkan yaitu memberantas korupsi serta menjunjung tinggi pelaksanaan supremasi hukum. Sejak saat itu hingga sekarang PAN tetap mengawal amanah reformasi tersebut.
Karena itu, lanjut Suprapto, apabila muncul kasus tindak pidana seperti korupsi dan suap yang melibatkan pengurus atau kader partainya, pimpinan teras di DPP PAN tidak segan-segan mengambil tindakan tegas.
Suprapto juga mengatakan, sekalipun pimpinan partai di daerahnya terjerat kasus hukum, semua pengurus di DPW PAN Sulteng tetap bekerja secara profesional.
"Semua pengurus di sini tetap bekerja maksimal dan berkonsentrasi menghadapi pemilu yang semakin dekat untuk meraup suara sebanyak-banyaknya," kata caleg untuk DPRD Provinsi Sulteng asal daerah pemilihan Kabupaten Poso, Morowali, dan Tojo-Unauna tersebut.
Ia menjelaskan, beberapa langkah yang ditempuh PAN Sulteng dalam menghadapi Pemilu 2009, antara lain terus melakukan pencitraan positif di tengah masyarakat serta menggencarkan konsolidasi pengurus mulai dari tingkat provinsi hingga ranting.
Bahkan, para kader PAN yang kali ini masuk dalam daftar caleg tak henti-henti "turun-gunung" menemui masyarakat hingga ke pelosok desa, guna mengetahui sejauh mana perhatian pemerintah dalam memakmurkan rakyatnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang