Penangkapan AHD Tak Pengaruhi Suara PAN Sulteng

Kompas.com - 04/03/2009, 19:55 WIB

PALU, RABU — DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan, penangkapan Abdul Hadi Djamal yang anggota Komisi V DPR dan juga pelaksana tugas (Plt) Ketua PAN Sulteng oleh KPK, tidak akan memengaruhi perolehan suara partainya di provinsi itu pada pemilu legislatif 9 April mendatang.

"Saya pikir anggota dan simpatisan PAN di daerah ini tidak akan terpengaruh dengan penangkapan itu, sebab mereka sudah tahu siapa kader PAN terbaik yang pantas dipilih," kata Wakil Ketua DPW PAN Sulteng, Ir Suprapto Daeng Situru MH, di Palu, Rabu (4/3).

Menurut dia, PAN merupakan partai pencetus lahirnya reformasi di Indonesia pada tahun 1998 yang salah satu agenda yang ditegakkan yaitu memberantas korupsi serta menjunjung tinggi pelaksanaan supremasi hukum. Sejak saat itu hingga sekarang PAN tetap mengawal amanah reformasi tersebut.

Karena itu, lanjut Suprapto, apabila muncul kasus tindak pidana seperti korupsi dan suap yang melibatkan pengurus atau kader partainya, pimpinan teras di DPP PAN tidak segan-segan mengambil tindakan tegas.

Suprapto juga mengatakan, sekalipun pimpinan partai di daerahnya terjerat kasus hukum, semua pengurus di DPW PAN Sulteng tetap bekerja secara profesional.

"Semua pengurus di sini tetap bekerja maksimal dan berkonsentrasi menghadapi pemilu yang semakin dekat untuk meraup suara sebanyak-banyaknya," kata caleg untuk DPRD Provinsi Sulteng asal daerah pemilihan Kabupaten Poso, Morowali, dan Tojo-Unauna tersebut.

Ia menjelaskan, beberapa langkah yang ditempuh PAN Sulteng dalam menghadapi Pemilu 2009, antara lain terus melakukan pencitraan positif di tengah masyarakat serta menggencarkan konsolidasi pengurus mulai dari tingkat provinsi hingga ranting.

Bahkan, para kader PAN yang kali ini masuk dalam daftar caleg tak henti-henti "turun-gunung" menemui masyarakat hingga ke pelosok desa, guna mengetahui sejauh mana perhatian pemerintah dalam memakmurkan rakyatnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau