Wall Street Akhirnya Menguat

Kompas.com - 05/03/2009, 07:29 WIB

NEW YORK, RABU -  Saham-saham di Wall Street berbalik naik (rebound) dari lima hari penurunannya pada Rabu (4/3) waktu setempat, karena rencana stimulus besar China dan upaya baru AS mengurangi penyitaan rumah diharapkan akan membantu meredam dampak melemahnya data ekonomi, kata para dealer.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 149,82 poin, atau 2,23 persen, menjadi ditutup pada 6.875,84, sehingga  saham-saham blue chips naik kembali dari posisi terendah 12-tahun.

Indeks saham komposit teknologi dominan Nasdaq meningkat 32,73 poin, atau 2,48 persen, menjadi 1.353,74 dan indeks Standard & Poor’s 500 bertambah 16,54 poin, atau 2,38 persen menjadi berakhir pada 712,87 poin.

Andy Brooks, ahli strategi saham di T. Rowe Price, mengatakan pasar saatnya "rebound" setelah  terpukul jatuh dalam beberapa sesi terakhir. "Kami bernapas lega, terbebas. Pasar ini sudah tak dipercaya kelebihan jual (oversold) dan berita hanya melulu mengerikan," kata dia.
    
Brooks mengatakan disana ada beberapa yang membesarkan hati dari pemerintahan Presiden Barack Obama yang meluncurkan sebuah program bantuan kredit kepemilikan rumah untuk membatasi penyitaan/penutupan, yang dapat mengurangi tekanan terhadap ekonomi.

"Dan setiap orang  sedang mengharapkan  sebuah paket stimulus besar dari China malam ini," tambah dia. "Anda melihat material, komoditas dan baja sebagai penggerak besar nyata dan itu karena stimulus China."

Pasar sebagian besar mengabaikan sebuah laporan dari perusahaan  jasa ADP (Automatic Data Processing) yang menunjukkan sektor swasta AS menyusut 697.000 pekerjaan pada Februari, lebih besar dari perkiraan, karena para pemberi kerja memangkas daftar gaji untuk mengatasi kemerosotan ekonomi.
    
Para investor juga melihat survei Beige Book Federal Reserve lalu, yang menunjukkan aktivitas ekonomi AS "terus memburuk" hingga Februari, menghilangkan sebuah prospek cepat pemulihan dari resesi.

Para analis mengatakan para investor sedang mencari sinyal dari sebuah "dasar" bahwa akan ada indikasi sebuah kelelahan dari tekanan jual.

Bob Dickey dari RBC Wealth Management mengatakan pasar mungkin seperti itu, tapi itu akan memakan waktu untuk bangkit dari sebuah dasar.

Beberapa mengutip  sebuah laporan riset JPMorgan Chase pekan ini yang menunjukkan bahwa 12-tahun terendah adalah kejadian jarang -- terjadi pada 1993 dan 1074 -- yang bersamaan waktu dengan dasar pasar.

Barry Ritholz dari FusionIQ mengatakan pemetapan dasar ini "bukan berarti bukti ’bear market’ (pasar lesu) telah berakhir" namun dia mengatakan  itu "menunjukkan sebuah posibilitas riil dari sebuah  rally kuat pasar."

Pasar mengatasi sebuah sesi sulit dari General Electric, yang telah terpukul oleh kekhawatiran penurunan peringkar dan kerugian lebih besar pada anak perusahaan keuangannya, GE Capital.

Saham GE ditutup turun 4,56 persen pada 6,69 dollar AS,  rebound dari level terburuk hari inim setelah perusahaan membantah spekulasi pihaknya akan memerlukan modal segar.

Di antara perusahaan-perusahaan yang mungkin diuntungkan paket stimulus ekonomi China, adalah  produsen alat berat Caterpillar yang meningkat 13,22 persen menjadi 25,44 dollar AS dan Alcoa terangkat 12,84 persen menjadi 6,24 dollar AS.

Di antarla  pencetak kenaikan besar lainnya, adalah Chevron naik 2,68 persen menjadi 59,28 dollar AS dan Intel bertambah 3,91 persen menjadi 12,76 dolar AS.

Perusahaan-perusahaan keuangan masih di bawah tekanan. Citigroup turun 7,38 persen menjadi 1,13 dolar AS dan Bank of America turun 1,37 persen menjadi 3,59 dollar AS.

Obligasi mundur kembali. Imbal hasil (yield) pada obligasi negara AS berjangka 10-tahun meningkat menjadi 3,011 persen dari 2,938 persen pada Selasa dan pada obligasi negara berjangka 30-tahun naik menjadi 3,698 persen dari 3,676 persen. Harga dan yield obligasi bergerak dalam arah berlawanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau