JAKARTA, KAMIS — Puluhan warga dan kerabat Sutan Sjahrir berziarah ke makam Sjahrir untuk mengenang 100 tahun Sutan Sjahrir, Kamis (5/3). Sedianya, acara ini juga akan diikuti dengan tabur bunga.
Sekitar pukul 8.00 acara dimulai dengan sambutan dari putra Sutan Sjahrir, Kriya Arsyahir. Dalam sambutannya, Kriya mengatakan, acara ini digelar untuk mengenang perjalanan hidup Sutan Sjahrir. "Empat puluh tiga tahun yang lalu ayah meninggal, tapi kalau dari kelahirannya sudah 100 tahun. Hari ini tanggal 5 Maret tepat 100 tahun ayah," kata Kriya di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (5/3).
Kriya menuturkan, banyak pelajaran yang bisa dipetik dari Sutan Sjahrir agar menjadi lebih baik. Dari perjalanan hidup Sutan Sjahrir, ada alternatif, cara bertindak, dan bersikap yang dapat dipetik. "Bukan untuk menirunya, tapi lebih pada memperoleh pelajaran dan pemahaman untuk diri kita masing-masing", katanya. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin Ustad Hamid.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang