Wapres Tantang Perumnas soal Rusunami Juli 2009

Kompas.com - 05/03/2009, 10:32 WIB

JAKARTA, KAMIS — Wakil Presiden Jusuf Kalla menantang janji Perum Perumnas yang mangaku akan menyelesaikan dua tower rusunami di Bandar Kemayoran pada Juli.

"Jadi saya tunggu ya, Juli depan selesai karena itu menjelang pemilu calon presiden dan wakil presiden," ujar Wapres yang disambut tawa undangan yang menghadiri peresmian penyelesaian atap salah satu tower rusunami yang tengah dibangun di Bandar Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/3).

Dalam acara ini terlihat hadir Menteri Perumahan Rakyat Jusuf Azhari, Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, Wakil Gubernur DKI Priyanto, dan Direktur Perum Perumnas Himawan Arif.

Himawan Arif sebelum Wapres berbicara sempat berjanji bahwa pembangunan dua tower rusunami akan selasai pada bulan Juli. Adapun, tiga tower lainnya di tempat yang sama dijanjikan selesai pada akhir tahun ini.

Dalam kesempatan ini Wapres pun menagih janji badan pengelola Kemayoran yang berada di bawah naungan Sekretariat Negara untuk memenuhi janji memberikan 50 hektar lahan yang akan digunakan bagi pembangunan rusunami di kawasan strategis tersebut.

"Janji 50 hektar. Yang kami minta hanya 50 hektar dari 460 hektar lahan yang dikelola badan pengelola kawasan Kemayoran di kawasan strategis ini. Masak sekarang ini baru 5 hektar yang diberikan? Itu hanya 10 persen dari 50 hektar yang dijanjikan. Jadi, saya tunggu janji Anda," ujar Wapres kepada salah satu wakil badan pengelola yang hadir dalam acara ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau