Kondisi GM Tetap Prihatin

Kompas.com - 06/03/2009, 06:00 WIB

NEW YORK, KAMIS - Laporan tahunan General Motors yang dikeluarkan pada hari Kamis (5/3) memperlihatkan kondisi raksasa otomotif nomor satu AS itu masih sangat memprihatinkan. Operasional GM masih merugi, nilai saham defisit, dan tidak mampu GM menghasilkan uang tunai yang mencukupi guna memenuhi semua kewajibannya.

Auditor independen mengatakan, semua kondisi General Motors (GM) tersebut mengundang keprihatinan dan keraguan apakah bisnis GM masih bisa berlanjut. Jika kondisi ini tetap tidak memperlihatkan adanya perbaikan, GM yang pernah menjadi penghasil mobil nomor satu dunia ini bakal dipaksa mengajukan status bangkrut guna melindunginya dari berbagai kewajiban. Posisi industri nomor satu dunia kini diambil alih Toyota Motor Corp.

Pekan lalu, GM mengingatkan tantangan tahun 2009 setelah melaporkan kerugian sebesar 30,9 miliar dollar AS sepanjang tahun 2008. Laporan ini membuat total kerugian GM selama empat tahun terakhir mencapai 86,6 miliar dollar AS.

Posisi kerugian ini membuat GM bulan lalu meminta tambahan 16,6 miliar dollar AS dari dana pinjaman darurat Pemerintah AS, di luar 13,4 miliar dollar AS yang sudah disetujui bulan Desember lalu. GM juga mengatakan, pihaknya membutuhkan sekitar enam miliar dollar AS lainnya dari Pemerintah Kanada, Jerman, Inggris, Swedia, dan Thailand, negara-negara tempat pabrik GM berada.

Jika permintaan pinjaman ditampik, GM mengingatkan kemungkinan ”mencari bantuan dengan pengajuan status bangkrut”. Atau kemungkinan rencana prapaket reorganisasi atau rencana alternatif lainnya.

GM dan industri otomotif lainnya, seperti Toyota dan Honda, juga mengalami kesulitan akibat permintaan mobil yang turun tajam selama krisis global.(Reuters/AFP/ppg)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau