China Bakal Bangun Kapal Induk

Kompas.com - 06/03/2009, 13:26 WIB

BEIJING, JUMAT - China, yang peningkatan anggaran  pertahanannya  membuat kuatir Amerika Serikat dan negara-negara lain, memiliki kemampuan untuk membangun kapal induk dan akan segera melaksanakannya, kata surat kabar  China Daily  , Jumat (6/3) mengutip pernyataan para pejabat militer.
    
Para pejabat militer China  telah melobi pemerintah pusat selama bertahun-tahun untuk membangun sebuah kapal induk, yang akan memungkinkan  pasukan angkatan laut membangun kekuatan udara lepas pantai, tetapi jarang mengeluarkan pernyataan publik tentang niat-niat mereka. "Membangun kapal induk adalah satu simbol sebuah negara penting. Itu sangat diperlukan," kata Laksamana Hu Yanlin  yang dikutip surat kabar itu.
     
Media Hongkong memberitakan kapal induk pertama itu mungkin akan dibangun pada 2010. "China punya kemampuan untuk membangun kapal induk dan harus melakukan itu," tambahnya.
       
Anggaran militer China yang meningkat memicu kekuatiran di AS dan negara-negara lain, terutama Jepang dan Taiwan, yang China klaim sebagai wilayahnya dan berikrar akan memasukkannya dalam kekuasaan China jika perlu dengan kekuatan militer.
       
China, Rabu mengatakan anggaran militernya untuk 2009 akan meningkat 14,9 persen pada tahun lalu, mempertahankan kenaikan itu sebagai satu tindakan yang sedang dan tidak mengancam, untuk meningkatkan peralatan dan melindungi stabilitas sosial.
       
China telah memperluas pengalaman militernya  di luar perbatasan dengan menyumbang  pada pasukan pemeliharaan perdamaian , ikut serta dalam pelatihan gabungan dan paling terakhir  mengirim kapal -kapal angkatan laut untuk mematroli lepas pantai Somalia  yang dilanda aksi perompakan. Dam sejumlah pengeluaran ekstra mungkin akan digunakan untuk memodernisasi angkatan laut.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau