Jorge Paulo Lemann: Bankir, Petenis, dan Juragan Bir van Brazil (1)

Kompas.com - 06/03/2009, 16:48 WIB

Jorge Paulo Lemann merupakan salah satu pebisnis yang piawai. Dia terutama ahli dalam melihat peluang merger dan akuisisi. Selain itu, saat ini Lemann juga termasuk pemain terkemuka di industri bir di dunia. Dia baru saja mengakuisisi AnheuserBusch, produsen bir merek Budweiser dan Budlight. Selain di bidang bisnis, Lemann juga tercatat sebagai jawara tenis. Dia bahkan pernah berlaga di Wimbledon, turnamen tenis paling bergengsi di dunia.

Pernah mendengar merek bir Budweiser? Ini adalah salah satu merek bir paling top di Amerika Serikat (AS). Bir produksi Anheuser-Busch ini memang menguasai separuh pasar bir di AS. Penenggak bir Budweiser juga tersebar d China, Rusia, Brasil, dan Jerman. Di negara-negara itu, merek bir yang menjadi sponsor utama tinju kelas berat dunia ini menjadi bir paling favorit.

Tahun lalu Anheuser-Busch memiliki juragan baru. Dia adalaf Jorge Paulo Lemann. Pria ash Brazil ini membeli produsen Budweiser dan Budlight itu seharga 52 miliar dollar AS melalui perusahaan bir miliknya, InBev NV. Waktu itu, nilai transaksi ini setara dengan Rp 470 triliun.

Tahun lalu, Lemann tercatat sebagai orang terkaya kelima di Brazil dan menempati peringkat ke-178 orang terkaya di dunia. Kekayaannya mencapai 5,8 miliar dollar AS pada Maret 2008.

Jorge Paulo Lemann lahir 26 Agustus 1939 di Rio de Janeiro, Brazil. Lemann merupakan keturunan imigran Swiss. Orang tuanya berimigrasi ke Brazil pada Tahun 1920-an.

Dia mendapatkan gelar sarjana ekonomi dari Harvard University pada 1961. Dia kemudian menerima gelar MBA dari Harvard Business School. Berbekal gelarnya tersebut, Lemann mencoba melamar menjadi karyawan di Credit Suisse. Nasibnya cukup beruntung. la diterima bekerja di bank Swiss tersebut. Pada 1961 hingga 1962, Lemann bekerja sebagai trainee di Credit Suisse.

Pada masa-masa itu, Lemann juga mengembangkan keahliannya yang lain, yaitu bermain tenis. Prestasinya di dunia tenis cukup panjang. Banyak pertandingan yang berhasil is menangkan. Pada 1962, Lemann berhasil menjuarai pertandingan tenis nasional di Swiss. Bahkan, Lemann menjadi wakil Swiss di ajang tenis paling bergengsi di dunia, Wimbledon.

Selain itu, Lemann berhasil mendapat gelar juara dalam ajang tenis nasional di Brazil lima kali, antara 1967 hingga 1976. Pada era 1980-an dan 1990-an dia juga memenangi turnamen veteran International Tennis Federation untuk kategori usia lebih dari 45 tahun dan lebih dari 50 tahun sebanyak tiga kali.

Nah, karier bisnis pria yang akan berusia 70 tahun di 2009 ini bermula tahun 1971. Waktu itu, ia bersama dua orang rekannya mendirikan sebuah bank investasi bernama Banco de Investimentos Garantia SA di Brazil.

Rekan Lemann adalah Carlos Alberto Sicupira dan Marcel Telles. Ketiga orang tersebut sama-sama lulusan sekolah bisnis. Telles memiliki gelar ekonomi dari University of Rio de Janeiro. Sementara, Sicupira adalah lulusan administrasi bisnis University of Rio de Janeiro.

Lemann merupakan pemimpin trio yang sudah bertahan selama 38 tahun ini. Banco Garantia berdiri hanya beberapa minggu sebelum pasar finansial di Brazil jatuh. Tapi, Lemann bersama rekannya malah bisa membangun Garantia menjadi salah satu bank investasi yang paling prestisius di Negeri Samba. Forbes menyebut Lemann sebagai Goldman Sachs versi Brazil, karena kemampuannya mengambil keputusan yang agresif dan berbuah bagus.

Lemann dan dua rekannya bertahan cukup lama dengan Banco Garantia sebelum akhirnya menjual bank tersebut kepada Credit Suisse First Boston pada Juni 1998. Waktu itu, Lemann dan teman-temannya menjual bank itu seharga 675 juta dollar AS. Padahal, hitungan Credit Suisse, nilai buku Garantia hanya 400 juta dollar AS.

Waktu itu, Garantia memiliki sekitar 320 pegawai. Garantia banyak membantu penerbitan saham dan utang perusahaanperusahaan Brazil. Bank itu juga melayani perdagangan saham dan riset untuk obligasi dan saham. (Wahyu Tri Rahmawati /Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau