NEW YORK, JUMAT — Harga minyak dunia melambung di atas 44 dollar AS per barrel, Jumat (6/3). Kenaikan itu berlangsung saat terdapat optimisme investor bahwa kejatuhan harga bensin AS di tengah resesi terburuk dalam beberapa dasawarsa terakhir diperkirakan meningkatkan permintaan pasar akan minyak mentah.
Melemahnya nilai dollar AS juga mendorong harga minyak walaupun kenaikannya ini dibatasi oleh kabar bahwa angka pengangguran di AS melonjak hingga 8,1 persen Februari lalu. Kenaikan angka pengangguran itu merupakan lonjakan dari 7,6 persen pada Januari dan tertinggi sejak 1983. Sejumlah perusahaan di AS memberlakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 651.000 karyawan selama Februari.
Kontrak pengiriman minyak mentah light sweet New York Mercantile Exchange naik 1,22 dollar AS menjadi 44,83 dollar AS per barrel menjelang pertengahan hari di Eropa. Sementara di London, kontrak pengiriman minyak mentah Brent naik 99 sen menjadi 44,63 dollar AS per barrel di bursa komoditas ICE Futures.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang