Investasi Korsel Mencapai 4,8 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 07/03/2009, 14:24 WIB

JAKARTA, SABTU — Investasi Korea Selatan di Indonesia sejak tahun 1990 sampai dengan Januari 2009 mencapai 4,8 miliar dollar AS dengan 1.195 proyek. "Dari investasi yang sudah dilakukan, Korea Selatan sudah mempekerjakan sebanyak 402.991 pekerja Indonesia," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi, di sela Business Dialogue Korea-Indonesia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu (7/3).

Hingga awal Januari 2009, Korea Selatan telah menginvestasikan dananya di lima sektor. Sektor elektronik dengan investasi terbanyak sebesar 1,7 miliar dollar AS, sektor industri kimia dan farmasi sebesar 697 juta dollar AS, sektor industri tekstil sebesar 502 juta dollar AS, industri alas kaki dan kulit sebesar 440 juta dollar AS, dan industri makanan sebesar 389 juta dollar AS. 

Tahun ini, kata Lutfi, Korea Selatan banyak berkomitmen di sektor infrastruktur, terutama masalah listrik dan kehutanan. Sedangkan tahun 2008, Korea Selatan banyak investasi di sektor industri tekstil dan alas kaki, dan realisasinya lebih dari 75 juta dollar AS. 

"Ini sesuatu yang mesti kita kembangkan sama-sama bahwa kita masih produktif dalam mengolah bahan mentah," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau