Mourinho Malas Omong Soal Wasit

Kompas.com - 08/03/2009, 05:16 WIB

MILAN, MINGGU - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho menolak membicarakan kepemimpinan wasit saat timnya bertandang ke kandang Genoa, Sabtu atau Minggu (8/3). Saat ini, dia sedang malas ngomong soal wasit.

Pada pertandingan itu, Inter menang 2-0 berkat gol Zlatan Ibrahimovic dan Mario Balotelli. Namun, gol Balotelli cukup kontroversial, karena tidak jelas apakah bola sudah melewati garis gawang atau tidak.

"Posisi saya sangat jauh dari gawang dan tak jelas bagaimana kejadian itu. Dalam kasus ini, saya tak mau membicarakan soal wasit. Say hanya seorang pelatih yang ingin melakukan pekerjaan sebaik mungkin," kata Mourinho.

Italia setuju akan menggunakan wasit tambahan untuk mengurangi keputusan-keputusan kontroversial. Menanggapi hal ini, Mourinho juga belum memiliki pendapat yang pasti.

"Saya belum bisa mengatakan bahwa wasit tambahan akan mengatasi persoalan, apalagi kasus seperti gol Balotelli. Yang bisa saya katakan, wasit harus bekerja sangat keras pada pertandingan Inter lawan Genoa ini. Sebab, pertandingan berlangsung dalam tempi tinggi," jelasnya.

Sebelumnya, Mourinho kembali membuat pernyataan kontroversial. Dia menuduh media massa memiliki agenda anti-Inter Milan dan timnya sering dirugikan kepemimpinan wasit. (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau