MANAGUA, JUMAT - Presiden Nikaragua Daniel Ortega mengatakan, Senin (9/3), bakal mengikuti pemilihan umum untuk kesekian kalinya. Rupanya, Ortega tak jemu berkuasa. "Makanya, saya akan mengubah konstitusi," begitu sesumbarnya dalam wawancara dengan jaringan televisi Al Jazeera pada Jumat pekan lalu.
Padahal, undang-undang di Nikaragua tak mengenal pemilu ulang. Lagian, di Nikaragua, seseorang paling banyak boleh menjabat sebagai presiden dua kali periode berturut-turut.
Nah, Ortega sendiri sudah bercokol di kursi pemimpin Nikaragua sejak 1980. Lalu, pada 2006, dia pun masih duduk di kursi yang sama.
Parahnya lagi, Sandinista, partai pendukung Ortega ikut-ikutan "ngilik" undang-undang demi memuluskan ambisi besar jagoannya itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang