JAKARTA, SELASA - Pemeriksaan terhadap kasus dugaan korupsi proyek dana stimulus pembangunan dermaga dan bandara di wilayah Indonesia timur dengan tersangka anggota DPR RI Abdul Hadi Djamal dan pengusaha Hontjo Kurniawan kembali dilakukan hari ini di KPK.
"Rencananya memang ada pemeriksaan lagi terhadap kasus itu hari ini," ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP kepada Kompas.com, Kamis (5/3).
Johan mengatakan jadwal hari ini rencananya penyidik KPK akan memeriksa Abdul Hadi dan Hontjo Kurniawan.
Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPR Komisi Perhubungan Abdul Hadi diduga telah menerima sejumlah uang dari Hontjo Kurniawan, Komisaris PT Kurnia Jaya Wira Bakti. Uang tersebut diberikan melalui pegawai Departemen Perhubungan Darmawati yang bertindak selaku penghubung keduanya.
Saat tertangkap tangan di bilangan Casablanca, Karet, terdapat uang sejumlah 90 ribu dollar AS dan Rp 54 juta di mobil Abdul Hadi dan Darmawati. Uang ini diduga diberikan oleh Hontjo sebagai rekanan lama Dephub agar dapat diikutsertakan dalam tender proyek dana stimulus (percepatan) pembangunan dermaga dan bandara di wilayah Indonesia timur. Proyek senilai Rp 100 miliar tersebut baru akan ditenderkan tetapi sudah disahkan di Komisi 5 DPR dan dimasukkan tahun anggaran 2009 .
Sender maya