Harga Premium Bisa Urung Naik

Kompas.com - 10/03/2009, 18:47 WIB

JAKARTA, SELASA — Surplus penjualan BBM diharapkan meredam kenaikan harga premium pada 15 Maret 2009. Tanpa surplus, dorongan kenaikan harga premium jauh lebih kuat karena posisi harga keekonomian premium sudah setara Rp 5.422 per liter.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan hal itu seusai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas dengan Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa (10/3). Rapat ini mengagendakan evaluasi kebijakan menjelang 15 Maret 2009, atau batas peninjauan ulang harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bulanan antara Menteri ESDM dan Menko Perekonomian.

Faktor pendorong harga premium antara lain adalah terjadinya kenaikan harga minyak mentah Indonesia di pasar internasional (ICP), yakni dari kisaran 35 dollar AS per barrel pada Januari-Februari 2009 menjadi 44,05 dollar AS per barrel pada pertengahan Maret 2009. Pada posisi itu, harga premium seharusnya ada di level Rp 5.422 per liter, atau Rp 922 lebih tinggi di atas harga jual premium saat ini, yakni Rp 4.500 per liter.

"Belum ada kemungkinan menaikkan harga premium karena kita masih memiliki surplus penjualan, meskipun surplus itu terus tergerus. Sekarang, harga BBM internasional memang cenderung naik karena harga minyak mentah dunia meningkat. Namun, tidak berarti kami harus menaikkan harga BBM yang akan kami evaluasi pada 15 Maret 2009," ujar Purnomo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau