Sembilan pemain persija tahan persiba

"Macan Kemayoran" Melangkah ke Perempat Final Copa

Kompas.com - 11/03/2009, 17:04 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Persija Jakarta maju ke perempat final Copa Dji Sam Soe Indonesia 2009. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan memuluskan langkahnya setelah berhasil menahan imbang tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor 2-2.

Alhasil, tim ibukota itu lolos dengan agregat 5-2. Pasalnya pada leg pertama di Stadion Lebak Bulus, "Macan Kemayoran melumat "Beruang Madu" dengan skor 3-0.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Persiba, Rabu (11/3), Persija sempat tertinggal lebih dulu lewat gol TA Musafry. Namun mereka mampu bangkit dan berbalik unggul lewat gol Agus Indra dan Greg Nwokolo, sebelum Persiba menyamakannya di akhir pertandingan melalui penalti Adrian Trinidad.

Dalam laga yang punya atmosfir panas ini, dua pemain Persija mendapat kartu merah. Ponaryo Astaman lebih dulu diusir pada menit ke-63, disusul oleh Piere Njanka pada menit ke-72.

Bermain di hadapan suporter fanatiknya, Persiba langsung menekan pertahanan Persija ketika peluit kick-off berbunyi. Strategi ini ternyata sangat manjur karena Persija nyaris tak berkutik dan hanya bertahan.

Gempuran demi gempuran yang dilancarkan anak-anak Balikpapan membuahkan hasil pada menit ke-13. Musafry dengan cerdik memanfaatkan umpan terobosan Gaston Castanyo. Striker timnas Indonesia itu lolos dari jebakan offside sebelum memperdaya Hendro Kartiko dan membuat Persiba unggul 1-0 yang bertahan sampai jeda.

Di babak kedua, permainan Persiba menurun drastis. Sebaliknya, Persija yang pekan lalu ditaklukkan 0-2 oleh Persiba pada kompetisi Liga Super Indonesia tampil lebih agresif dan menguasai jalannya pertandingan.

Pada menit ke-55, Agus Indra menggetarkan jala gawang Made Wirawan. Dia memanfaatkan kesalahpahaman lini belakang Persiba ketika menyambut umpan silang dari sayap kanan.

Bola sebenarnya bakal mudah ditangkap oleh Made. Namun seorang pemain belakang Persiba yang berusaha mengontrol bola dengan dada justru menjatuhkan bola ke kaki Agus Indra. Alhasil, striker tersebut yang sedikit membelakangi gawang melakukan sentuhan dengan kaki kanan dan si kulit bundar sempat membentur mistar gawang dan memantul melewati garis gawang.

Skor imbang membuat semangat para pemain Persija kian berkobar. Tak lama berselang, tim besutan Danurwindo ini menambah gol lagi lewat Greg yang memanfaatkan umpan Melky Pekey.

Usai gol tersebut, kedua tim mulai memeragakan permainan keras dan menjurus kasar. Tak heran jika sering terjadi benturan-benturan keras antara pemain yang membuahkan kartu kuning, termasuk apa yang diterima Ponaryo.

Gelandang timnas ini terpaksa diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-63, sehingga dia harus meninggalkan lapangan pertandingan. Hanya berselang sembilan menit, wasit kembali mengusir Njanka karena pemain belakang Persija ini dengan sengaja menanduk Trinidad.

Bermain dengan sembilan pemain, Persija tampil bertahan. Ini memberikan peluang bagi Persiba untuk mengejar ketinggalan sehingga mereka mendapatkan kesempatan itu pada masa injury time, ketika Abanda Herman melanggar Musafry di dalam kotak penalti.

Wasit memberikan hukuman penalti, dan Trinidad yang menjadi algoju menjalankan tugasnya dengan baik. Skor pun menjadi 2-2 yang bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil ini, maka sudah dua tim yang menyegel tiket perempat final Copa Dji Sam Soe. Sebelumnya, Persipura Jayapura yang meraihnya setelah menaklukkan tim Divisi Utama, Persema Malang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau