Torres Incar MU sebagai Korban Berikutnya

Kompas.com - 12/03/2009, 01:01 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Kemenangan fantastis yang diraih Liverpool atas Real Madrid di Liga Champions membuat para pemain "The Reds" begitu percaya diri. Striker Fernando Torres yakin bisa mengalahkan Manchester United di Premier League.

Dalam duel babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3) dini hari WIB, "The Reds" tampil luar biasa dan menghajar tamunya Real Madrid dengan skor 4-0. Torres mencetak gol pembuka, sementara kapten Steven Gerrard membuat dua gol dan Andrea Dossena mencetak satu gol lainnya.

Kemenangan besar itu jelas membuat rasa percaya diri mereka sedang di atas awan. Gerrard dkk membuktikan bahwa mereka bisa mengalahkan siapa pun, termasuk juara sembilan kali "El Real". Semangat dan mental juara inilah yang membuat tim asuhan Rafael Benitez itu begitu percaya diri menghadapi "Setan Merah" di Old Trafford, Sabtu (14/3).

"Kami yakin melawan United pada Sabtu. Itu pertandingan alot. Semoga kami menang dan memiliki peluang jaura lebih banyak di liga," kata mantan pemain Atletico Madrid tersebut.

Sejak Liga Inggris berubah format pada 1992, Liverpool sama sekali belum pernah menjadi kampiun di kompetisi tersebut. Dalam kurun waktu itu hingga sekarang, "The Reds" sudah kenyang bermain di Liga Champions dan mencicipi satu gelar pada 2005. Maka, tahun ini mereka menargetkan gelar Premier League sebagai sasaran utama.

Pada pertemuan pertama di Anfield tahun lalu, "The Kop" berhasil menaklukkan MU. Jika mereka menang pada duel di "Theatre of Dreams", Liverpool akan mendapat dorongan luar biasa untuk mengejar sang juara bertahan, yang kini berjarak tujuh poin di atas Liverpool. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau