JAKARTA,KOMPAS.com — Rupanya Indonesia masih menjadi primadona negara-negara penghuni kawasan Timur Tengah, salah satunya adalah Uni Emirat Arab yang kepincut mendulang keuntungan di Indonesia. Negara Arab ini membidik sektor pangan dan energi di Indonesia sebagai lahan menanamkan modalnya.
"Mereka memang meningkatkan investasi ke negara-negara kawasan timur, yang pertama Indonesia, lalu China dan Jepang. Namun, yang diutamakan Indonesia karena mereka butuh ketahanan pangan dan ketahanan energi," tutur Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya seusai menerima Wakil Perdana Menteri Uni Emirat Arab Sheikh Hamdan bin Zayyet al-Nahya, Kamis (12/3).
Guna memuluskan rencana investasi itu, Indonesia dan Arab Saudi bakal membentuk gugus tugas alias task force. Gugus tugas itu beranggotakan Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Kepala BKPM, dan Direktur Pertamina.
Rencananya, pada Jumat tim gugus tugas Indonesia dan Uni Emirat Arab bakal berunding membahas berapa nilai investasi yang bakal mengalir ke Indonesia dan bidang investasinya.
Yang jelas, Uni Emirat Arab saat ini lagi kebanjiran duit. Negara itu mengalokasikan dana sebesar 600 miliar dollar AS sampai 700 miliar dollar AS untuk kepentingan investasi di negara-negara timur. (Hans Henricus/Kontan)