Singapura Produksi Film Berisi Lagu-lagu Indonesia

Kompas.com - 13/03/2009, 01:49 WIB

BATAM, KOMPAS.COM--Sineas Singapura memproduksi film melayu The Missing Ingredient berisi lagu-lagu Indonesia, di antaranya Si Jali-jali, Sayang di Sayang dan Pesan Kakek.

Director sekaligus co-writer The Missing Ingredient Sanif Olek mengadaptasi lagu-lagu itu dan memasukannya ke dalam setting film tanpa musik latar.

"Aktor dan aktris yang menyanyikan lagu itu," kata dia, seperti dikutip CNA di Batam, Kamis.

The Missing Ingredient memotret kehidupan cinta dalam keluarga dan hubungan tiga generasi antara karakter Pak Harun (Dato` Rahim Razali), anaknya Rosli (Rafaat Hamzah) dan seorang pembantu asal Aceh, Murni (Aidli `Alin` Mosbit).

Selain lagu-lagu asal Indonesia, film itu juga menampilkan makanan tradisional khas Melayu sambal goreng untuk mengilustrasikan isu komunitas Melayu.

Lokasi pengambilan gambar The Missing Ingredient mengambil tempat di Singapura, Malaysia dan Australia.

Film yang diharapkan selesai akhir tahun 2009 merupakan film melayu pertama produksi sineas Singapura, setelah 30 tahun absen dari teater negeri jiran itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau