Prandelli Tetap Optimistis Masuk Zona Liga Champions

Kompas.com - 16/03/2009, 05:43 WIB

MILAN, KOMPAS.com — Pelatih Fiorentina, Cesare Prandelli, tetap optimistis timnya bakal merebut zona Liga Champions musim depan. Posisi itu lepas dari tangan mereka pekan ini seusai dikalahkan Inter Milan, 0-2.

Dua gol Inter itu dicetak oleh striker Zlatan Ibrahimovic. Setelah tertinggal pada menit ke-11, "La Viola" langsung merespons dengan serangan tak kenal henti. Akan tetapi, kepiawaian kiper Julio Cesar membuat seluruh serangan tim tamu patah.

"Fiorentina mencoba menyerang mereka dengan segala cara dan pelan-pelan kami membuat lima atau enam peluang mencetak gol, tidak mudah melawan tim seperti ini," komentar Prandelli seusai pertandingan. "Jika kami menjaga semangat ini, 10 laga sisa di akhir musim akan bernilai positif."

Posisi keempat Serie A kini beralih ke tangan Genoa setelah Diego Milito dkk menaklukkan Cagliari, Sabtu (14/3). Fiorentina berada di belakangnya dengan selisih dua poin, sementara AS Roma menempel dengan poin sama tetapi berselisih gol lebih sedikit.

Kehilangan poin di Giuseppe Meazza membuat Prandelli kecewa, apalagi dalam duel itu ia melihat wasit tidak memberikan keputusan tepat. Gol pertama Ibrahimovic, misalnya, lahir setelah kiper Sebastian Frey gagal menepis bola karena takut terkena kaki Ibra yang terangkat tinggi.

"Sungguh sulit mengomentari setiap kejadian dan hasilnya tak akan berubah. Usai babak pertama Frey bilang kepada saya bahwa dia takut dan ragu karena melihat lutut Ibrahimovic sangat dekat dengannya," tambah Prandelli.

Prandelli juga sempat memprotes wasit saat Davide Santon mengarahkan kakinya ke iga Gianluca Comotto. Seragam Comotto robek, sementara iganya berdarah. Prandelli melihat pelanggaran seperti ini semestinya diganjar kartu merah, tetapi wasit memberikan kartu kuning untuk Santon.

Wasit akhirnya memang memberikan kartu merah, tetapi kepada pelatih Inter, Jose Mourinho. Protes Mourinho atas pelanggaran Felipe Melo kepada Santon dianggap berlebihan oleh sang pengadil. (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau