ROMA, KOMPAS.com — Mantan penyerang AS Roma, Rudi Voeller, menilai Stadion Olimpico Roma bukan stadion yang layak untuk sepak bola karena kursi penonton berada terlalu jauh dari lapangan. Mantan pelatih Jerman itu berharap, klub-klub Italia mau menginvestasikan uang mereka untuk membangun stadion baru, yang lebih sesuai dengan kebutuhan sepak bola masa kini.
"Stadion Olimpico Roma adalah stadion bagus. Namun, stadion ini tidak cocok untuk sepak bola. Ada lintasan atletik yang membuat tribun penonton terpisah jauh dari lapangan. Anda tidak bisa menonton dengan nyaman dalam kondisi itu," ungkap mantan juara dunia 1990 di stadion tersebut.
Selain Olimpico Roma, sejumlah stadion lain negara tersebut juga memiliki lintasan atletik di seputar lapangan. Lintasan ini masih sering digunakan untuk turnamen olahraga lain. Oleh karena itu, Voeller berharap agar klub-klub Italia berani berinvestasi untuk merenovasi stadion mereka agar lebih memuaskan para penonton.
"Masyarakat sepak bola Italia menginginkan stadion baru seperti yang kami bangun (di Jerman) untuk Piala Dunia 2006, atau di Perancis, Inggris, dan Spanyol. Mudah-mudahan, klub Italia mau berinvestasi membangun stadion yang lebih cocok untuk sepak bola," kata Voeller.
Saat ini, Voeller berada di Roma untuk memeriksa kondisi dan situasi Stadion Olimpico sebelum digunakan untuk menggelar babak final Liga Champions pada 27 Mei mendatang. (GL)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang