JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat ekonomi Faisal Basri menilai paket stimulus fiskal Rp 73,3 triliun yang akan dikucurkan pemerintah tidak berpihak kepada petani.
"Kasihan petani dalam paket stimulus fiskal, mereka tidak dapat apa-apa. Tidak ada stimulus untuk petani karet, tebu, sawit, dan lainnya. No one care (tak ada yang peduli) terhadap petani kita," kata Faisal Basri dalam seminar "Prospek Bisnis 2009" di Jakarta, Selasa (17/3).
Dari rincian alokasi stimulus fiskal yang telah disetujui DPR RI, Faisal mengatakan, stimulus fiskal tersebut mirip cek kosong. "Sebagian besar penduduk kita ada di desa dan hidup dari sektor pertanian. Sementara alokasi stimulus fiskal banyak dialokasikan di kota," kata dia.
Dia mencontohkan, diskon beban puncak untuk industri tidak benar-benar memberikan manfaat ke masyarakat desa. "Itu kan untuk industri saja, yang banyak di kota," paparnya.
Faisal mengkhawatirkan lobi-lobi memuluskan paket stimulus fiskal hanya untuk tujuan tertentu. "Ini kayaknya lobi-lobinya di kota semua," kata Faisal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang