JAKARTA, KOMPAS.com — Langkah politik Partai Demokrat, yang mulai melakukan pendekatan kepada partai-partai Islam, dinilai tepat. Pengamat politik Bima Arya mengatakan, langkah tersebut dapat menghadapi kemungkinan berkoalisinya dua partai besar, PDI Perjuangan dan Golkar.
"Demokrat memang harus membuka ruang komunikasi ke partai menengah terutama partai Islam untuk mengantisipasi bersatunya PDI-P dan Golkar," kata Bima seusai mengisi diskusi di DPP Golkar, Selasa (17/3) sore. Sejauh ini, Demokrat telah memenuhi undangan PKS pekan lalu dan pekan ini bersilaturahim dengan PKB dan PAN.
Dikatakan Bima, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa partai nasionalis tidak akan bisa berjalan sendiri. "Delapan puluh persen lebih yang menang pilkada itu adalah koalisi partai nasionalis dan partai Islam," lanjutnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang