Santon: Pelanggaranku Pantas Berbuah Kartu Merah

Kompas.com - 17/03/2009, 22:00 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Bek Inter Milan, Davide Santon mengakui, pelanggaran kerasnya kepada pemain Fiorentina, Gianluca Comotto pantas berbuah kartu merah. Walau begitu, Santon mengatakan tak sengaja melakukan pelanggaran keras itu.

"Kalau harus jujur, aku merasa wasit bersikap baik kepadaku (karena hanya memberikan kartu kuning atas pelanggaran itu). Tapi, sungguh aku tak berniat melakukan penjegalan itu," ungkap Santon kepada Il Corriere Dello Sport.

"Saat itu, aku sudah bergerak, namun Comotto bergerak di saat-saat terakhir dan waktu itu, aku tak bisa menghentikan pergerakanku," lanjut Santon.

Pelanggaran itu terjadi saat Inter menjamu Fiorentina di Stadion Giuseppe Meazza, akhir pekan silam. Saat itu, Santon ingin menghentikan bola yang masih melayang. Ia pun mengangkat kakinya agak tinggi. Kaki itu kemudian mendarat di sekitar pinggang Comotto, yang saat itu juga mengincar bola.

Atas pelanggaran itu, wasit Daniele Orsato hanya mengacungkan kartu kuning kepada Santon. Pemain masa depan Italia itu sendiri sudah bersikap ksatria dengan mengakui kesalahan tersebut.

Akibat benturan itu, Comotto mendapat memar pada tulang rusuknya. Saat ini, ia masih menjalani pemeriksaan medis untuk diagnosis lebih jauh dan pemulihan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau