Ferguson dan Ronaldo Beda Pendapat soal Quintuple

Kompas.com - 20/03/2009, 00:21 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Gelandang Manchester United Cristiano Ronaldo dan pelatih Sir Alex Ferguson berbeda pendapat soal prestasi tim musim ini. Ferguson merasa gelar quintuple hanya fantasi, sementara Ronaldo yakin betul dapat menggaetnya tahun ini.

Belum lama ini Ferguson menampik pemberitaan media di Inggris tentang kemungkinan MU meraih lima gelar musim ini. Dua gelar sudah di tangan sehingga MU tinggal mengejar tiga titel berikutnya.

Kepada majalah New Statesman, Ferguson mengatakan, "Quintuple sulit diwujudkan." Ferguson juga menegaskan, dalam sepak bola sebuah tim tidak hanya memerlukan pemain terbaik dalam skuatnya, tetapi juga memerlukan keberuntungan untuk meraih yang terbaik.

Ronaldo menyatakan hal sebaliknya. Pemain Terbaik Dunia ini yakin bahwa MU akan meraih gelar Liga Champions, Premier League, dan Piala FA di sisa musim.

"Kami optimistis di semua kompetisi yang kami ikuti dan kami ingin memenangkan semua. Akan menjadi hal hebat jika mendapatkan semuanya," kata CR7.

"Musim lalu kami menang liga dan di Eropa, dan tahun ini kami punya peluang lebih baik. Kami akan melanjutkan kerja keras dan percaya dapat mewujudkan hal itu," tambahnya.

Peluang MU untuk meraih tiga gelar di sisa musim masih terbuka. MU kini masih menempati posisi teratas klasemen Premier League dan unggul empat poin plus satu laga. Mereka juga lolos ke semifinal Piala FA dan akan menghadapi Everton sebelum ke partai puncak. Di Liga Champions, Rio Ferdinand dkk maju ke perempat final. (MAIL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau