JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat (20/3) pagi menguat jauh dibawah angka Rp 11.900 per dollar AS karena capital inflow ke pasar domestik masih tetap terjadi, meski krisis keuangan global masih berat.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS naik menjadi Rp 11.820/11.840 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 11.890/11.900 atau naik 70 poin.
Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, Jumat, mengatakan, Indonesia masih merupakan pasar investasi yang harus digarap lebih baik setelah China dan India, meski saat ini gejolak keuangan global makin berat. "Apalagi hasil bagi yang diperoleh investor untuk menempatkan dananya di pasar domestik cenderung lebih baik ketimbang di negara lain," katanya.
Menurut dia, selisih bunga rupiah terhadap dollar masih tinggi di atas 7 persen lebih. Kondisi itu mengundang minat investor untuk membenamkan dananya di sini juga cukup besar, terutama investor asing dari Timur Tengah. "Kami optimis rupiah akan bisa menguat hingga mendekati angka Rp 11.500 per dollar apabila kondisi pasar seperti ini terus terjadi," ucapnya.
Investor, lanjut dia ingin menginvestasikan dananya di suatu negara yang resikonya tidak besar, aman, dan nyaman, sehingga mereka merasa betah untuk tinggal di negara tersebut. "Karena itu, Indonesia yang penuh dengan sumber kekayaan alam dan penduduk yang besar sangat memungkinkan untuk menjadi tempat investasi yang lebih baik," katanya.
Capital inflow itu, menurut dia, akan mendorong rupiah kembali menguat hingga mendapai angka Rp 11.800 per dollar. "Rupiah dalam beberapa bulan kedepan kemungkinan akan bisa mencapai angka Rp 11.500 per dollar AS, apabila pelaksanaan pemilihan umum berjalan dengan lancar yang didukung makin kuatnya dana para pengusaha lokal Indonesia ke pasar domestik," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang