Benitez: MU Favorit, Liverpool Lebih Berat

Kompas.com - 21/03/2009, 00:25 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Pelatih Liverpool Rafael Benitez mengakui bahwa perjalanan timnya untuk menjuarai Liga Champions musim ini lebih berat dibandingkan Manchester United.

Pada undian perempat final Liga Champions, Jumat (20/3), Liverpool akan bertemu dengan sesama tim Inggris, Chelsea. Jika menang, "The Reds" akan menghadapi lawan berat lainnya, yakni Barcelona atau Bayern Muenchen, di semifinal.

Di atas kertas, lawan-lawan "The Kop" itu lebih berat daripada musuh-musuh yang akan dihadapi MU di perempat final. "Setan Merah" akan menghadapi tim asal Portugal, FC Porto. Jika menang, juara bertahan ini akan meladeni pemenang antara Villarreal dan Arsenal di semifinal.

"Saya kira jalur kami lebih sulit. United akan menjadi favorit. Porto dan Villarreal tim bagus tapi undian kami lebih sulit," kata Benitez dalam jumpa pers seperti dikutip situs klub www.liverpoolfc.tv.

Benitez menyadari bahwa Chelsea kini telah berubah sejak ditangani pelatih Guus Hiddink. Namun, ia masih punya keyakinan menang karena "The Blues" masih memiliki tim yang sama seperti yang sebelumnya pernah dihadapi Liverpool.

"Sebagian besar pemain mereka sama. Pelatih berubah, tapi sayap kirinya melawan full-back kanan yang sama," tandasnya.

Mengenai permintaan Liverpool kepada UEFA untuk tidak memainkan pertandingan leg kedua pada 15 April, hal tersebut sudah terpenuhi. UEFA sudah menetapkan bahwa laga kedua akan berlangsung di Stamford Bridge pada 14 April, sehari sebelum "The Reds" memperingati 20 tahun tragedi Hillsborough.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau