Hiddink: Maksimalkan Keberuntungan!

Kompas.com - 21/03/2009, 02:33 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Chelsea Guus Hiddink berharap timnya dapat memaksimalkan keberuntungan di Liga Champions. Ia ingin pemainnya tidak boleh menyia-nyiakan peluang yang diperoleh.

"Selalu alot jika Anda masuk dalam babak delapan besar. Kami harus mendorong keberuntungan, bukan bergantung pada keberuntungan, tapi memaksimalkan keberuntungan," kata Hiddink seusai undian perempat final yang akan mempertemukan timnya bakal bertemu dengan Liverpool.

Bertemunya "The Blues" dengan "The Reds" ini merupakan yang keempat kalinya secara beruntun dalam empat musim terakhir. Dalam pertemuan pertama pada 2005, keduanya berjumpa semifinal. Tahun berikutnya, dua tim asal Inggris ini bersua di fase grup. Dalam dua musim terakhir ini, keduanya kembali di babak semifinal dan sama-sama berbagi kemenangan.

Jika ditambah dengan pertemuan di turnamen lain, kedua tim telah bertemu sebanyak 22 kali sejak Rafael Benitez menangani "The Reds" pada 2004. Jumlah pertemuan yang sedemikian banyak pasti membuat kedua tim saling mengenal satu sama lain. Meskipun Hiddink belum pernah berhadapan langsung lawan Liverpool, pelatih asal Belanda itu yakin bahwa kedua tim akan saling jegal dengan serangan-serangan mematikan.

"Mereka saling kenal dengan baik, secara mendetail. Saya belum pernah melihat semua duel mereka tapi itu selalu menarik, menang atau seri sangat ketat, jadi menyenangkan karena kedua tim bermain cantik dan pemain-pemain mereka bermain menyerang dan ini jaminan dalam laga besar tersebut," tambah Hiddink.

Undian perempat final antara Liverpool dan Chelsea ini akan menjadi bahan perhatian besar bagi penggila bola di dunia. Pasalnya, pemenang laga tersebut akan bertemu tim kuat lainnya. Pemenang antara Chelsea dan Liverpool ini akan menghadapi pemenang antara Barcelona dan Bayern Muenchen di semifinal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau