Beckham Ingin Lawan MU di Final Liga Champions

Kompas.com - 21/03/2009, 21:17 WIB

ROMA, KOMPAS.com - Gelandang AC Milan, David Beckham, berharap besar timnya bisa lolos ke Liga Champions lagi. Beckham bahkan ingin melawan bekas klubnya, Manchester United, di final Eropa.

Musim ini Milan tak bisa bermain di Liga Champions. Setelah tersingkir dari Piala UEFA, kini harapan satu-satunya bagi "I Rossoneri" adalah minimal berada di posisi keempat Serie A. Beckham bertekad mewujudkan itu dan sangat ingin melihat Milan bertemu MU di partai final.

"Itu akan jadi masalah tapi jika musim depan Milan lawan Manchester di final, aku ingin menang meskipun aku mendukung United," kata Beckham kepada Gazzetta dello Sport.

Keinginan Beckham ini setidaknya menyiratkan bahwa ia akan kembali lagi ke Milan jika kontraknya bersama LA Galaxy berakhir pada November 2009. Lagi pula, gelandang 33 tahun itu sangat ingin bermain reguler bersama tim besar agar cita-citanya bermain di Piala Dunia 2010 terwujud.

"Berguna bagi tim (Inggris) bagiku sudah cukup dan terus bekerja bersama (pelatih Fabio) Capello, yang telah mengubah mental kami. Kami perlu hal itu," tambah mantan kapten timnas tersebut.

Saat ini Beckham masuk dalam jajaran pemain non-kiper yang paling banyak membela "The Three Lions". Ia sudah 108 kali membela Inggris, sama dengan rekor yang pernah diciptakan Bobby Moore.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau