Alasan Keamanan, Inggris Batal Kirim Pemain ke India

Kompas.com - 21/03/2009, 22:10 WIB

MUMBAI, KOMPAS.com - Inggris batal mengirimkan dua pemainnya untuk tampil di turnamen bulu tangkis India Terbuka yang berlangsung pekan depan. Alasannya, keamanan di India sepenuhnya terjamin.

Sekretaris panitia turnamen Punnaiah Choudhary mengatakan, Carl Baxter dan Rajiv Ouseph yang merupakan unggulan 11 dan 12, telah mengundurkan diri dari turnamen yang dijadwalkan 24-29 Maret di Hyderabad itu.

"Mereka mendapat saran dari kementerian luar negerinya untuk mengundurkan diri," kata Choudhary kepada Indian Express, Sabtu (21/3).

Memang, kecemasan soal keamanan di anak benua India meningkat setelah kasus penyerangan terhadap pemain kriket Sri Lanka di Lahore, Pakistan, awal bulan ini. Sebelumnya, juga terjadi serangan militan di Mumbai, November tahun lalu.

Pada turnamen ini, sejumlah pemain top dunia akan ambil bagian. Tunggal putra nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, mantan juara Olimpiade asal Indonesia Taufik Hidayat serta pemain hebat lainnya asal Malaysia Muhammad Hafiz Hashim, dipastikan ikut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau