Ancelotti Hargai Usul Gattuso soal Potongan Gaji

Kompas.com - 22/03/2009, 01:43 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti, menghargai pernyataan Gennaro Gattuso, yang menerima adanya pemotongan gaji bagi pemain. Ini merupakan contoh bagi pemain lain, tapi tidak bersifat wajib.

"Saya kira itu merupakan inisiatif yang patut ditiru tapi saya pikir itu bergantung pada pilihan pribadi," kata Ancelotti dalam jumpa pers, Sabtu (21/3). "Ini menunjukkan adanya rasa memiliki dalam diri pemain terhadap klub dan Gattuso memiliki perasaan itu."

Kamis (19/3) lalu Gattuso menyatakan, dirinya tidak keberatan jika Milan memangkas bayarannya karena klub tersebut juga sedang mengalami krisis ekonomi. Ini sudah ditunjukkan oleh David Beckham, yang merelakan gajinya dipotong demi bisa melanjutkan kontrak bersama "I Rossoneri".

"Pada saat-saat seperti ini, aku mendukung adanya pemotongan gaji secepatnya. Jika klub meminta potongan gaji padaku, aku siap," ungkap Gattuso.

Sebagaimana klub-klub lain di dunia, Milan juga mengalami keterbatasan keuangan akibat krisis finansial global. Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani sudah menyatakan bahwa musim depan tidak akan ada upaya jor-joran untuk membeli pemain. Ini membuat Ancelotti uring-uringan dan mengancam akan pergi dari Milan jika klub tersebut tak membelikan dua pemain incarannya.

Galliani sepertinya tak terpengaruh ancaman Ancelotti ini sebab kondisi ekonomi klub tidak mendukung hal itu. Galliani bahkan mengusulkan adanya upah untuk pemain yang tergabung dalam timnas Italia untuk meringankan klub memberikan gaji tinggi kepada pemain. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau